Chapter Dua Puluh Enam | Sebatas Teman

629K 49.9K 31.3K
                                        

Now Playing | Langit Sore - Hanya Kau Anggap Teman

SELAMAT MEMBACA KISAH MELODY DAN DYLAN

SELAMAT MEMBACA KISAH MELODY DAN DYLAN

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Alice cantik ya? Hehehe

btw, rata-rata kalian SMP/SMA/SMK/KULIAH/KERJA/IBU RUMAH TANGGA? Komen dong

BAGIAN DUA PULUH ENAM | Sebatas Teman

***

Setidaknya untuk saat ini hanya kamu tempat aku bersandar.

***

Reuni tinggal H-4 dan hari ini adalah hari dimana Alice akan kembali ke Amerika. Gadis itu tidak membawa barang apapun selain baju yang dikenakannya dan tas selempang.

Malam sebelum Alice pergi, dia sempat makan malam bersama dengan keluarga Dylan. Semuanya terlihat normal dan Alice banyak membicarakan banyak hal, tentang masa depan mereka berdua atau rencananya di masa yang akan datang.

Meskipun keduanya memutuskan untuk bertunangan bukan berati mereka akan menikah secepat itu. Alice ingin berkuliah setidaknya sampai S2 kalau perlu S3, gadis itu memiliki tekad yang kuat dan Dylan selalu mendukung apapun keputusannya.

Sampai hari ini dia mengatarkan Alice ke bandara bersama dengan Mamanya dan juga Bella. Berat sekali rasanya melepaskan Alice, tapi setelah Alice memeluknya dengan erat, perasaan Dylan bukannya semakin tenang malah semakin tak menentu.

"Aku pasti kembali," ujar Alice seolah menenangkan apa yang dikhawatirkan kekasihnya itu.

"Belum ditinggal aja udah kangen." Dylan kembali memeluk Alice dengan sangat erat.

Pelukan itu mengendur sebelum akhirnya Dylan melepaskannya. Alice bisa melihat binar mata Dylan yang tak ingin ditinggalkannya, namun dia tak memiliki pilihan selain pulang lebih dulu. Lalu, Alice merengkuh wajah Dylan dan mencium bibir Dylan sekilas.

"Tunggu aku," bisiknya lembut

Dylan mengangguk mantap. Kemudian Alice memeluk Bella, Bella terlihat sedih karena dia tidak memiliki teman sedekat dan sepengertian Alice. Alice mengerti, namun dia mengatakan bahwa kini Bella memiliki Fathur yang akan selalu ada untuknya, Alice juga berpesan kepada keduanya untuk menikmati reuni mereka.

"Hati-hati ya sayang," ujar Elena, kemudian Mama Dylan meneluk Alice dengan lembut dan hangat, "Mama udah anggap kamu seperti anak mama sendiri, Mama harap kamu baik-baik aja disana."

"Terima kasih Ma." Alice tersenyum hangat, dia juga berpesan kepada Elena untuk selalu menjaga kesehatannya dan dia akan selalu mengabari Elena selama dia berada di Amerika.

MeloDylan 2 (Retrouvailles)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang