Cover by Wira Putra
Kesalahan manis yang di rahasiakan.
***
Ketika kita bertemu kembali, apakah yang akan terjadi? Kisah kita sempat terhenti, mungkinkah kita akan melanjutkannya kembali atau sudah sampai disini?
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Melody dan Alice aja akur, masa kalian enggak? 😂😂😂
***
Bagian Tiga Puluh | Jadi Siapa?
Yang lo lakukan hanyalah menunda perpisahan bukan mempertahankan hubungan.
***
"Can I kiss you?" tanya Dylan disertai dengan suara serak.
Melody diam saja menatap mata Dylan dengan seksama, gadis itu sepertinya masih bingung dengan pertanyaan Dylan barusan. Sebuah senyuman terukir di wajah Dylan, kemudian dia melepaskan Melody.
"Gue bercanda," ujar Dylan, "lo harusnya tampar gue saat gue tanya kaya gitu."
"Mau aku tampar?" tawar Melody yang dibalas kekehan pelan oleh Dylan. Lalu Dylan mengacak rambut Melody dengan gemas.
Gadis itu melayangkan protes keras, dia balas mengacak rambut Dylan dengan tangannya. Tapi, lalu Dylan mengelus rambut Melody saat itu dengan lembut.
"Nonton lagi aja."
Melody mengangguk. Dia kembali menonton film, namun tidak bisa fokus. Sejujurnya dia masih bingung dengan permintaan Dylan sebelumnya, tapi kalaupun Dylan tadi serius, dia sudah pasti menolaknya. Alasan dia diam hanya agar terlihat bahwa dia tidak salah mendengar dan membuat mereka kembali canggung.
Sudah susah payah sampai tahap ini, tahap dimana dia bisa mengobrol sesantai ini dengan Dylan tanpa ada perasaaannya yang sakit.
Mungkin saat ini Melody benar-benar telah merelakan Dylan sepenuhnya dan menerima Dylan hanya sebagai temannya saja.
Rasanya menyenangkan, bisa berteman baik dengan mantan. Berdamai dengan masa lalu membuat perasaannya menghangat, dulu dia pun melakukan hal yang sama kepada David. Membencinya sendirian, akhirnya dia lelah sendiri, mencoba memaafkan dan menerimanya kembali senagai teman, itu jauh lebih mudah. Setiap orang berhak atas kesempatan yang lain.
"Pertemanan lo, Anna, Kate dan Jane gimana? Baik-baik aja?" tanya Dylan
Melody memgangguk, "Iya, baik-baik aja."
"Setelah Kate bilang suka Angga?"
"Pernah suka," ralat Melody, "ya wajar kalau di antara kami sedikit canggung, namun itu tak akan lama. Anna juga pasti akan mengerti, mungkin Kate seperti itu untuk membuat Kak Liam cemburu?"