SATU

194 63 10
                                        

Hari ini untuk pertama kalinya Lestari memakai seragam putih abu-abu . Dan hari pertama dia sudah terlambat. Di pastikan namanya bakal di catat dalam daftar siswa yang bandel.
Selesai sarapan Lestari bergegas memakai sepatu, berpamitan pada Mbok dan buru-buru lari ke garasi dengan seragam yang belum di sisip rapi.
"Lestaaaaaaa yah ampun dasi mu ketinggalan sayang " .
Mbok keluar dengan membawa dasi dan memberikannya pada Lestari.
"Makasih banyak yah mbok"

" Non tuh yah kok jadi perempuan gak ada rapi-rapinya . Bajunya cepat di masukin . Rambutnya di cepol yang rapi jangan di gerai beg-...."
Tanpa memberi mbok menyelesaikan kalimatnya Lestari langsung mencium tangan mbok dan buru-buru naik mobil.
"Maaf mbok , Lesta buru-buru"
Setelah itu Lesta melajukan mobilnya.
" Dasar Lesta , masih saja ceroboh ".
Mbok berguman dan geleng-geleng kepala.
Lestari bersyukur mempunyai mbok yang sudah menjaganya dengan Penuh kasih sayang. Mbok memperhatikan Lestari dengan cinta dan menganggap Lestari seperti anaknya sendiri.

Jangan tanyakan tentang mama!Karena semenjak papa meninggal mama jadi Gila kerja. Membungkus rasa kehilangan papa dengan kerja pagi pulang pagi,bahkan sering mengambil kerja keluar kota.

Lestari maklum,mama harus tetap kerja untuk menafkahi mereka berdua.

Namun Lestari hanya ingin waktu mama sebentar saja. Lestari ingin mama selalu menjadi teman cerita dan bersandar disaat Lestari butuh.

Well,hidup harus tetap dijalankan bukan?sesulit apapun Lestari harus jadi wanita yang kuat.

"Yah Gue harus kuat".

Lestari memakai seatbeltnya dan segera mengendarai honda jazz kesayanganya meninggalkan rumah
*********
Parkiran SMA Pelita Harapan sudah penuh . Lima menit lagi , sebelum pintu pagar di tutup honda jazz putih milik Lestari masuk ke halaman sekolah.
Dengan terburu-buru Lestari berlari menuju kelasnya . Sialnya lagi jam pertama adalah kimia .Konon katanya guru itu paling killer di SMA Pelita Harapan. Tanpa memperhatikan sekitar Lestari berlari hingga seseorang menabrak tubuhnya.
Braakk......  buku paket yang di pegang Lestari jatuh .
"Eh lo punya mata gak sih? jalan itu pake mata bukan dengkul" suara jengkel seorang lelaki membuat Lestari mengangkat wajahnya . Mata coklatnya langsung bertemu dengan sang mata kopi.
"Gak sengaja kali , gue lagi buru-buru. Ohya dimana-mana jalan itu pake kaki bukan mata . Dasar bacot! Jadi cowok kasar banget".
Tanpa mempedulikan Lestari, lelaki bermata kopi itu pergi.
Dengan mendengus Lestari memunggut buku yang berserakkan.
"Awas aja tuh Lo. Gue ketemu lagi bakal gue buat kecap".
********
Riuh kelas X1 terdengar begitu jelas saat Lestari masuk ke dalam kelas.
"Kayaknya belum ada guru . Aman gue , trimakasih Tuhan".
Dengan santainya Lestari masuk dan duduk di bangku kosong yang kebetulan dekat jendela . Lestari mengambil ipod dari tasnya,  memakai earphone. Melipat tangannya dan menundukkan kepala ke meja. Lagu Fetish-Selena Gomez mengalun di telingannya

"You got a fetish for my love .
I push you out and you come right back 
Don't see a point in blaming you
If I were you I'd do me too
You got a fetish for my love"

Lestari merasa ketenangannya di usik saat seseorang dengan sengaja menarik earphonenya. Di ikuti suara berat khas seorang pria remaja
"Maaf ganggu lo , gue boleh duduk sini ?"

"Elo? Ngapain lo ? Mau cari gara-gara lagi sama gue? ".  Lestari menjerit kaget

"Gue mau duduklah . Malas gue nyari gara-gara sama cewek songgong kayak lo"

"Nggak bisa.  Lo nggak boleh duduk sini . Gue yang nemuin tempat ini lebih dulu,  jadi tempat ini milik gue.....TITIK !!!!!!

"Emang sekolahan ini milik nenek moyang lo ? Lagian semua tempat duduk di sini udah penuh jadi gue harus tetap duduk sini" .

Saat Lestari mau menjawab lagi , guru kimia langsung masuk ke kelas.
Mata guru itu langsung tertuju ke arah Lestari dan lelaki itu.

"Kamu yang berdiri , ayo cepat duduk. Saya mau mulai pelajarannya" Guru itu menunjuk Lelaki bermata kopi.
Saat lelaki itu baru saja ingin duduk, Lestari langsung berteriak
"Stop !!! Lo GAK BOLEH DUDUK DI SINI . TITIK !!!

"Heh gue juga ogah duduk di sini , ini cuman karena terdesak. Males gue duduk sama cewek bawel kayak Lo. Bisa mati berdiri gue"

Mereka berdebat lagi, hingga tak sadar Bu guru killer sudah berdiri di depan meja dan membaca name tag keduanya.
"Lestari Maharani , Daren Prasetya karena kalian tidak bisa di atur sekarang juga keluar dari kelas saya dan hukumannya bersihkan kamar mandi sekolah sampai bersih"

"Tapi bu saya kan nggak salah" Lelaki itu mendesah

"Tidak ada tapi-tapian , KELUAR SEKARANG !!!"

Lestari dan Daren dengan lesuh berjalan meninggalkan kelas.

"Doubel sial gue hari ini , semua gara-gara lelaki sombong itu ... aaarrggghhh Daren sialan". Lestari merenggut

"Bitter Love" (TAMAT)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang