chapter 35

797 26 1
                                        

"Guys, kalian liat Regina ngga?" Tanya Nada panik

"Lah, emangnya dia nggak ada di kamar nya?" Tanya Pina

"Ngga ada guys... Gue udah cari di mana-mana tetep ngga ada!" Ucap Nada makin panik

"Udah, lo yang tenang ya, gue yakin Regina lagi di luar!" Ucap Wila menenangkan Nada

"Perasaan gue nggak enak Win, gue takut terjadi sesuatu sama Gina!" Ucap Nada cemas

"Yaudah, kalau gitu kita cari Regina sekarang!" Ucap Vioni

"OK!" Ucap mereka serempak

Sedangkan di tempat lain...

"Cu... Minum dulu ya... " Ucap nenek tadi sembari menyodorkan segelas teh hangat pada Regina

Regina mengambil gelas tersebut dan langsung menyeruput teh hangat tersebut

Tidak lama kemudian, kepala Regina tiba-tiba pusing, dunia seakan berputar-putar di penglihatannya

Gelas yang di pegang Regina tiba-tiba jatuh dan pecah

"Akh.... " Erang Regina saat merasakan tubuhnya terasa terbakar

"Akh... Sakit... " Teriak Regina lagi saat sekujur tubuhnya makin terasa sakit terutama di bagian perut

"Ternyata dugaan ku benar, kau putri Syauqi, hahahahaha.... Tamat lah riwayat mu setelah ini!" Ucap Nenek tadi sembari terus tertawa mengerikan dan berubah menjadi seorang wanita dengan sebuah mahkota melekat di kepalanya

"Akh... Sakit.... Tolong..." Erang Regina lagi yang makin membuat tawaan wanita itu makin besar

Tubuh Regina makin melemah, erangan sakitnya berubah menjadi erangan kecil, ia tidak sanggup lagi menahan semua rasa sakit ini

"Re... Val.... Do.... " Ucap Regina pelan dan langsung jatuh pingsan

Namun, sebelum benar-benar tak sadarkan diri, Regina mendengar suara seperti pintu terdobrak dan suara perkelahian hingga akhirnya ia benar-benar tak sadarkan diri

Revaldo prov

Aku sedang berada di hutan dekat sekolah, tak menyangka dengan apa yang terjadi, Regina tiba-tiba saja menghilang, kemana perginya gadis itu?

Saat sedang berkeliling di tengah hutan, tiba-tiba aku mendengar suara erangan dan tawaan yang berasal dari dalam gubuk kecil di dekat sebuah pohon besar

Tunggu, aku mengenal suara itu, oh tidak, ini tidak boleh terjadi!

Aku yang panik langsung berlari kencang menuju gubuk kecil tersebut, makin lama erangan yang ku dengar makin jelas dan makin pelan

Saat aku ingin masuk, pintu itu ternyata terkunci

"Sial!!!" Umpat ku

Tak kehabisan akal, aku langsung mendobrak pintu tersebut dengan kasar dan yang ku lihat kali ini adalah..............














































Bersambung

Vampire Love StoryTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang