minggu ketiga setelah acara pernikahannya, Dara masih tidak percaya dengan kehidupan barunya ini. seperti saat ini, ia masih belum terbiasa dengan suasana pagi yang selalu menghadirkan jutaan kupu kupu beterbangan di dalam perutnya setiapkali ia terbangun.
lengan kokoh namun hangat yang tidak pernah absen melingkari perutnya setiap kali ia membuka mata di pagi hari, dan menghirup aroma maskulin yang selalu membuat hatinya menghangat setiap bangun tidur membuatnya merasa dimiliki dan dicintai oleh seseorang yang selalu menemani tidurnya pada tiga minggu ini.
Samudra menepati janjinya. selama tiga minggu setelah pernikahan mereka, samudra memberi seluruh perhatiannya dengan tulus sehingga membuat Dara merasa dicintai dan disayangi.
Beberapa kali samudra terbangun lebih cepat dari istrinya dan yang dilakukannya hanya memandangi istrinya yang terlelap berbantalkan lengannya.
Tak bosan Sam menatap wajah cantik nan polos itu. Ia meneliti setiap sudut wajah wanita yang telah menjadi istrinya itu dengan seksama dan terus menyesali keadaan mengapa ia dulu sangat jahat kepada istrinya itu.
Dara adalah wanita yang mudah di cintai. Dengan paras yang ayu dan anggun, pasti membuat para lelaki diluar sana mengagumi istrinya. Dengan pemikiran seperti itu membuat hati sam tidak suka.
Ia menatap lekat istrinya yang sedang tidur itu, hidungnya yang mancung, alis yang tebal alami, bulu mata yang lentik seolah olah sangat pas membingkai wajah mungil dara, juga bibirnya yang tipis selalu dapat membuat sam mencuri kecupan selamat pagi walau sang pemilik bibir itu tak menyadari.
Entah sejak kapan perasaan itu tumbuh di hati sam. Ia pun tak tahu. Namun rasa ingin memiliki, rasa ingin melindungi, rasa posesif, rasa cemburu dan rasa rasa lainnya mulai tumbuh ketika ia berada di dekat istrinya, dan Sam tak akan mengingkarinya. Ia merasa perasaan baru itu sangatlah menyenangkan.
Di tengah lamunannya Di kecupnya lagi bibir mungil itu. Sam tersenyum dan mengeratkan pelukannya pada tubuh lelap di sampingnya itu.
***
Tiga bulan kemudian...
"Sam, kita mau kemana ini?" Tanya dara yang sedang bersiap siap.
"Hem?" Jawab Sam singkat karena masih terfokus mengancingkan kemeja biru nya.
Dara yang melihat hal itu langsung mengehntikan kegiatan yang sedang di lakukannya kemudian menghampiri Sam.
"Sini, aku aja" ucap Dara sambil mengambil alih kerjaan Sam mengancingkan kemejanya.
Tak sadar Sam tersenyum karena perhatian kecil dara tersebut. Tak sadar pula tangan sam mengusap usap puncak kepala dara yang berada tepat di depan dagunya.
Dara mendongakan kepalanya menatap heran dengan kelakukan sam, namun sedetik kemudian tersenyum malu malu karena dia ternyata merasa sangat nyaman dengan usapan sam.
"Beres!!" Ucap dara dengan riang sambil menepuk pundak sam untuk last touch karyanya. Kemeja sam sudah terkancing rapi, dasi kupu kupu berwarna biru dongker pun sudah tersemat rapi di leher Sam.
"Thanks dear" ucap sam lembut dan kemudian secepat kilat mengecup dahi Dara sambil tersenyum miring dan berlalu. Dara yang menerima ulah Sam itu hanya terkaget dan kemudian tersenyum senang.
***
"Reservasi atas nama Samudra Sastrojaya" ucap sam kepada resepsionis restoran perancis yang sangat terkenal di jakarta.
Resepsionis itu pun mengangguk dan kemudian menyuruh pelayan yang sudah standby di sampingnya untuk mengantar tamu vip mereka tersebut.
"Silahkan pak Samudra" ucap waitres itu. Sam pun kembali menggandeng lengan dara dan mengikuti pangkah waiters tersebut.

KAMU SEDANG MEMBACA
Destination
Romance(PRIVAT ACAK) Apa yang lebih menyakitkan dari cinta yang bertepuk sebelah tangan? Apalagi Dengan lelaki yang super sempurna namun gagal move on? Double jleb!! Ikuti Kisah Andara, gadis cantik yang jatuh cinta pada Pria Sempura namun gagal move o...