Chapter 3

83 13 0
                                    

Setelah bertanya Azizah pun memutar kembali kursinya ke tempat semula .

Brak

" Assalamualaikum , teman teman sekarang buka buku Ips hal 18 bagian A,B, Remidi dan Latihan siswa , kerjakan Di Lks
Kalian MENGERTI !! " ucap  ketua kelas kami namanya Albar ,kelas yang tadinya berisik sekarang menjadi sunyi ketika ketua kelas memerintahkan mengerjakan soal di Lks .
Albar pun kembali menuju tempat duduknya , Dia duduk dibelakang ku ketika ia lewat disamping ku
" Hey , Aulya selamat ya kamu menjadi Wakil ketua osis , Aku berharap kau betah dengan ketua osis kita " Ucapnya dengan serius kemudian dilanjutkan dengan tertawa
" Terima kasih Albar " balasku
" dan jangan lupakan ketua osis kita itu BERBAHAYA ! " ucap Albar kali ini dengan wajah serius tidak ada tawa
" Ma..ma..maksudmu apa ya Albar ? " Tanya ku dengan kata terbata bata
" Nanti kau tau sendiri " balasnya kemudian ia duduk di belakangku

Selama mengerjakan Lks aku tidak konsentrasi sedikit pun , aku masih kepikiran tentang apa yang dikatakan Albar 

AULYA POV

" apa barusan yang dikatakan albar , kalau ketua osis itu berbahaya ,... Aku tidak mengerti sama sekali , sampai sampai aku tidak konsentrasi sedikit pun .
Jika ketua osis itu memang berbahaya aku harus mengundurkan diri menjadi wakil ketua osis ya..itu harus !!"  Aku berbicara di dalam hati .. setelah aku mengambil nafas dalam dalam akhirnya aku bisa konsetrasi mengerjakan Lks .

AULYA POV END

" Assalamualikum , pengumuman  kepada seluruh siswa dan siswi , Hari Sabtu depan  Memakai Baju olahraga karena Sabtu depan ada pentas seni dan Pergantian Wakil ketua osis , Masing masing kelas mempunyai sebuah pertunjukan yang akan di tampilkan .Saya ketua osis Reihan mengucapkan Terima kasih , Wasalamualaikum"

Kelas pun menjadi ribut mendengar pengumuman tersebut ..
"DIAM !!! " bentak ketua kelas
semua siswa dan siswi yang ada dikelas menjadi diam dan kembali ke tempat duduk mereka masing masing
Ketua kelas berdiri dari tempat duduknya dan berjalan ke depan papan tulis

" Kalian semua sudah mendengar pengumuman tadi, mari kita diskusikan apa yang harus kita tampilkan di pentas seni sabtu depan ", ucap ketua kelas dengan sopan

" Hmm.. bagaimana kalau kita pentaskan menari , membaca puisi dan menyanyi " usul salah satu siswi bernama risna

" Ide yang bagus ada yang
setuju ? dengan pendapat Risna ? yang tidak setuju silakan angkat tangan " perintah Albar
" Seketaris bisa tolong tuliskan berapa persen yang setuju dan berapa persen yang tidak setuju " lanjut Albar  sambil menunjuk Risna ...

Risna pun maju ke depan kemudian mengambil spidol dan menuliskan yang setuju dengan yang tidak setuju

" sekarang yang setuju angkat tangan " Ucap Albar

sebagian siswa yang setuju angkat tangan
" hmm ..lumayan banyak 20 orang berarti yang tidak setuju sekitar 17 orang . murid dikelas kita ada 37 , sekarang yang tidak setuju bisa berikan alasan kalian ! " Perintah ketua kelas

"Albar , bukannya aku tidak setuju tetapi waktu kita cuman 2 hari lagi ," ucap salah satu siswi

" Yah kita Harus KERJA KERAS ! Kalian paham " balas Albar dengan tegas

" mm.. bagaimana kalau yang Bernyanyi itu Azizah dan Aulya suara mereka bagus dan mereka bisa bermain musik bukan ?  " Usul Risna .

Semua siswa dan siswi langsung menatap aku dan Azizah
" Ke..ke....kenapa kalian terus saja menatap kami ? " Ucap Azizah dengan terbata bata

kemudian siswa dan siswi mengangguk angguk berarti mengatakan setuju .
" Baiklah sudah di putuskan Azizah dan Aulya akan bernyayi sambil memainkan alat musik , baiklah mari kita lanjutkan " Balas Albar sambil tersenyum ..

" Hey.. Aulya ..kenapa kau diam saja .. hey aulya .. jangan tidur terus dong bangun "bentak Azizah spontan membuat semua siswa dan siswi menatap ke arah ku

Tiba tiba saja Azizah mendorong aku dan ...
aku pun terjatuh dari tempat duduk ku
" hey. . aulya pingsan.. bawa dia ke Uks dan panggilkan PMR .CEPAT !!!! " Bentak Albar

semua siswa dan siswi pun berhamburan keluar kelas untuk mencari anggota PMR

******************

Diruang Uks ..

" Hey ... bangun kau tidak apa apa ? ",
Aku mendengar seorang laki laki kemudian aku membuka perlahan mataku ..dan

" Hey .. Gadis marmut , Maksud ku Siswi bernama AULYA sudah sadar cepat panggil anggota PMR "

ternyata orang itu adalah Reihan

" hey , jangan sebut aku  Gadis marmut " ucapku
dan tiba tiba Azizah datang sambil menangis dan kemudian memeluk ku
" Kau sudah sadar Aulya , aku sangat khawatir dengan keadaanmu ", ucap azizah sambil menangis
" a..a..aku ti...tidak ...bi...bi..bisa .....be....be..ber..nafas " balasku dengan terbata bata karena Azizah memeluk ku dengan erat sampai tidak ada celah untuk diriku bernafas
" hah..maafkan aku aulya " Balas Azizah dengan melonggarkan pelukkannya

" Hey gadis marmut kenapa kau bisa pingsan !! " Tanya Reihan yang. dari tadi menatapku

aku pun mulai menceritakan kejadiannya

flashback

sebelum pengumuman tersebut Aulya merasa kepalanya pusing jadi ia berinisiatif menidurkan kepalanya di atas meja , tanpa sadar semuanya merasa gelap dan terasa hampa

Flashback end

" Dan ketika aku sadar , aku berada di ruangan UKS " ucapku kepada Azizah dan Reihan

" hmm baiklah . Oh iya Aulya tadi umi ku menelepon aku disuruh pulang lagian ini sudah sore maaf ya kita tidak bisa pulang barengg hiks hiks ." Ucap Azizah
" sudahlah tidak apa apa , jangan menangis lagi " balasku sambil mengusap air matanya

" Assalamualaikum , Aulya " ucap Azizah kemudian ia keluar dari Ruang Uks dan pergi

Hey ^_^'Author kembali lagi .
Author harap kalian senang ya dengan Chapter ini ..
mohon dukungan dan saran kalian







Our Promise✓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang