STALKER

59 8 0
                                    

" sial gelangku terjatuh "
" sedang apa kau kak ? " tanya anak laki laki .
" Aku sedang mencari gelangku"
" Bukannya bagus kalau hilang" ucap anak laki laki itu sambil memainkan pulpennya .
cowo itu tidak menghiraukan perkataan adiknya , ia malah mengambil jaket dan bergegas pergi .

Blam

" Santai dong!" teriak anak laki laki .

" Aku pergi ,Assalamualaikum"
ucapnya kepada seorang wanita yang sedang duduk di sofa.

*****

setelah keluar dari rumah Anak cowo itu berlari dengan kencang ke tempat di mana gelang nya terjatuh. Setelah lama ia berlari akhirnya ia sampai di tempat tujuannya itu .
" Hosh ..hosh ...hosh" 
" Aku harap gelangnya masih ada disini " ucapnya sambil terus menelusuri setiap sudut.
setelah lama mencari  ia tidak mendapatkan apapun
" Argh... sial Kenapa aku bisa meninggalkan gelang itu disini , bodoh , bodoh ,, Kau bodoh" gumamnya dalam hati .

Tring tring tring
dia pun mengambil handphone dari kantong celana .
" Assalamualaikum , ada apa?"
" Waalaikumsalam , Kau dimana?" tanya seseorang ditelpon
" Aku diluar sedang mencari udara segar."
" Cepatlah pulang , Ayah mencarimu " Perintah Adiknya di telfon .
" Yaya ..aku akan pulang " Balasnya .

tut tut tut

sambungan telfon pun terputus.Cowo itu pun pergi dengan langkah putus asa .langkahnya berhenti ketika seorang wanita menghampirinya
" Kau sampai kapan seperti ini?" tanya Wanita itu .
" Maksudmu?" balasnya .
" maksudku sampai kapan kau mengejar gadis yang mungkin sudah melupankmu"
" Dia tidak akan melupakanku" tegas cowo itu kepada cewe yang berdiri di depannya .
" KENAPA KAU KERAS KEPALA SEKALI , DIA SUDAH MELUPAKANMU !?" cewe itu berteriak keras di hadapan cowo yang sedang menatapnya dengan dingin . cowo itu tidak merespon ia malah meninggalkan cewe itu.
" bisakah kau berpaling dari dirinya ?"
cowo itu menghentikan langkahnya dan berbalik ke arah cewe yang sedang menangis .
" Aku tidak akan berpaling darinya dan ku tegaskan sekali lagi aku cuman menganggap dirimu sebagai adik saja "
" Apa istimewa dirinya? aku lebih baik , aku ada disini kenapa kau tidak mengerti perasaanku juga, KENAPA!?"
" dia memiliki hati yang bersih , tidak seperti dirimu! dan Aku mohon Berhentilah mengangguku .Kau mengerti!" setelah berkata seperti itu ia pun meninggalkan cewe yang sedang menangis.

*****

tok tok tok
" Assalamualaikum aku pulang " ucapnya sambil melepas sepatu dan menaruhnya di rak.
" Kau dari mana ?" tanya seorang bapak yang sedang meneguk Secangkir kopi .
" Dari luar mencari udara segar" balasnya .
" kemarilah , Ayah ingin bicara denganmu "
Anak itu pun mendekati ayahnya " Bisakah kau melupakan dirinya?" ucap sang ayah sambil menatap anaknya .
" Kenapa ayah menyuruhku untuk melupakannya?" tanya anak itu.
" Dia sudah melupakanmu, Fokuslah dengan sekolahmu , setelah itu carilah pasangan yang lebih baik darinya, Kau itu sangat berbakat dan Ayah harap ka-"
Brak
" Ayah harap aku bisa masuk di universitas Luar negeri , AKU BUKAN ANAK KECIL LAGI YANG BISA AYAH ATUR KESANA KEMARI . AKU INGIN MEMPERBAIKI KESALAHAN KU DIMASA LALU!?" anak itu pun segera meninggalkan Meja makan
" Ugh... Dasar keras kepala "

Blam
" Astagfirullah , kau mengagetkan ku saja " ucap Adiknya
cowo itu melepaskan jaket dan berjalan menuju tempat tidur lalu menghempaskan badan-nya.

" sepertinya kau bertengkar lagi dengan Ayah" ucap adiknya .
" ya..kau benar Arya " balas kakaknya .
" pasti masalah itu kn " adiknya pun berhenti menulis lalu menghadap ke arah kakaknya .
kakaknya hanya menganggukkan kepala .
" Kau tau ..kau itu seperti orang yang habis keluar dari penjara "
" apa aku salah ?"
" Maksudnya ?"
" apa aku salah untuk mencintai dirinya lagi ? "
" itu sih tidak masalah tapi kan kau sendiri yang meninggalkannya "
" Aku tau , makanya aku ingin menjelaskan semuanya."
" aku bingung dengan Jalan pikiranmu "
" Aish...tak ada gunanya aku berbicara Denganmu "
" Ya sudah sih , emang gua pikirinn " balas Arya sambil melempar guling kepada kakaknya .
" Tadi aku ketemu dengan cewe yang pernah kau sukai . "
" heh!? kau serius " arya pun segera duduk di sofa .
" Untuk apa aku berbohong . Tadi dia menyatakan perasaanya kembali kepadaku. "
" Terus jawabanmu ?"
" Tentu saja Tidak , kau tau kan aku tidak bisa berpaling darinya"
" Tobat tobat aku sama kakak ku ini, Dia itu kan Dulu cewe populer disekolah , dia juga berjilbab jadi masalahnya apa ?"
" dia tidak sebaik dengan dirinya" balas kakaknya sambil membuka mata .
" aish..Gadis itu juga bodoh ...sudah tau kau pasti menolaknya tapi dia terus saja Menyatakan perasaanya "
" hmmm...." balas kakaknya itu sambil mengambil hp dan melihat layar handphone
" Kau lihat apa ?" tanya adiknya
" ini aku lihat foto kita bertiga waktu kecil , lihat dia sangat menggemaskan bukan " balas kakaknya sambil menunjuka. seorang anak kecil yang sedang tersenyum ceria .
" ya...kau benar dia sangat manis jika tersenyum " balas Arya .
" ouh ...aku sampai lupa kau akan masuk sekolah baru "
" aku sudah tau " balas kakaknya sambil mematikan hp nya .
" aku mendapatkan informasi tentang sekolah barumu itu "
" informasi apa ? aku harap itu sangat penting "
" kau meremehkanku kak?"
" tidak , cepat informasi apa yang kau dapatkan "
" Di sekolah mu itu ada anak yang namanya sama dengan  dirinya , dari ciri cirinya aku yakin itu dia , tapi Kudengar anak itu sedang didekati oleh seseorang aku lupa namanya siapa , itu saja yang ku tau " 
" BENARKAH ! kau mendapatkan dirinya ?" tanya kakaknya
" Ya ...tapi aku belum yakin itu benar atau tidak "
" hmmm ...baiklah kalau  begitu aku akan melakukan .."
" kau Tidak melakukan hal itu lagi kan?"
" Aku akan melakukannya "
" Ka-kau serius , kau ingin menjadi STALKER lagi " tanya adiknya dengan serius
" ya ...tapi aku akan... menyiapkan hal yang menarik"
" TERSERAHMU KAK , AKU IKUT AJA " Arya pun menyenderkan kepala nya .
" Nah gitu dong , kau Adik yang paling mantap dehhh " Mereka pun bekerja sama untuk menjadi seorang STALKER

*****

Keesokan harinya .
" Kak , cepat kita mau berangkat sekolah " teriak sang adik .
" iya ..sebentar " kakaknya pun keluar dengan memakai pakaian bebas lengkap dengan topi dan masker .
" wah..  tak kusangka kau benar melakukannya " Balas adiknya dengan melipat kedua tangan
" Gimana Sudah seperti STALKER bukan" ucap kakaknya dengan menyeringai
" kau memang dari dulu seorang STALKER "
" mana kuponnya " tanya kakaknya sambil menjulurkan tangannya
" oh . tunggu sebentar " adiknya pun mengambil kupon dari atas meja kemudian memberikan kepada kakaknya
" Sukses kak "
" Kau juga "
Akhirnya mereka pun sama sama tersenyum sambil memberikan kepalan tangan.

*****

" Assalamualaikum " ucap mereka berdua .mereka pun berjalan bersama , Dan berhenti di perempatan jalan .
" Siap !" tanya adiknya sambil mengeluarkan hp .
" Siap " balas kakaknya
" Ini hari sabtu mari kita kerjakan dengan baik " balas adiknya sambil memberikan sesuatu kepada kakaknya .
" Ayok kita Jalankan sesuai Rencana "
" MARI KITA MULAI  " ucap mereka berdua . kemudian mereka berpencar .

" aku segera kembali , tunggu aku" Batin cowo itu .


Semoga suka ya sama Chapter=Stalker
maafkan bila gaje ^_^

Our Promise✓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang