Cerita ini sedang dipublish ulang per 01 April 2019. Don't miss it!
*****
(cerita ini sudah terbit)
Kamu gak punya pacar?
Coba deh kamu masuk ke situs "Mr.Night". Di situs ini, kamu bisa mencari pacar sewaan pada pukul 7 malam sampai pukul 12 malam...
Pertanyaan itu terngiang di dalam benak Night. Sampai ia tiba di kediamannya pun, dirinya belum juga mendapatkan jawaban atas pertanyaannya. Night hendak ke kamarnya. Sambil berjalan, ia membuka bajunya yang basah akan keringatnya. Setelah memasukkannya ke dalam keranjang baju kotor, ia pun duduk di kursi dekat ranjangnya.
Night duduk sambil bergumul sendiri atas pertanyaannya sambil menikmati kopi yang dibuatkan oleh Scott. Dalam pikirannya, Night bisa saja memanggil wanita-wanitanya. Tapi masalahnya, ia saja tidak bisa mengingat nama wanita-wanita yang habis dikencaninya. Ditambah nomor telepon mereka semua tidak disimpan olehnya. Kalau dipikir-pikir, Jane adalah wanita spesial kedua, setelah mamanya yang ia save nomor teleponnya.
Night menyesap coffee latte-nya sambil melirik ke Lily yang sedang berguling-guling di ranjangnya. Lalu, ia menurunkan gelasnya dan memajukan wajahnya mendekat ke arah Lily. Lily langsung menghadap ke Night dan menatapnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Menurutmu siapa yang harus kubawa, Li?" tanya Night pada si puppies.
"Guk, guk!" (** Tidak tahu. Aku saja)
Saat Night ingin berkata lagi, Scott tiba-tiba masuk kamar dan menghampirinya.
"Permisi, Mr. Night," ucap Scott yang sudah berdiri di samping Night duduk.
Night menoleh ke Scott. "Ya, kenapa?"
"Ada Tuan Ernest dan Nona Sonia datang berkunjung," jawab Scott.
"Sudah datang rupanya. Bilang mereka suruh tunggu karena aku mau mandi dulu," pesan Night dan dijawab anggukan dari Scott. Sementara Night pergi untuk membersihkan dirinya, Scott keluar dari kamar Night untuk menyampaikan pesan dari tuannya.
Sampai di hadapan kedua tamu tersebut, Scott menyampaikan pesan dari Night. "Maaf, Mr. Ernest dan Miss Sonia, Mr. Night berpesan untuk menunggunya karena dia sedang mandi," ujar Scott.
"Oh oke," balas Ernest.
Salah seorang pelayan datang membawakan minuman dan beberapa hidangan kue kecil untuk kedua tamu tersebut.
"Silakan diminum dan disantap sambil menunggu Mr. Night selesai mandi," ucap Scott, lalu ia menunduk untuk berpamitan.
"Thanks, Scott," sahut Ernest.
Setengah jam kemudian, Night turun sambil menggendong Lily untuk menemui Ernest dan Sonia. Suara gonggongan dari Lily membuat Ernest dan Sonia menoleh bersamaan ke arah suara berasal.