Penaku di tugaskan menggores kertas tetapi bukan untukmu
Jemariku juga di tugaskan mengetik tetapi bukan tentangmu
Secara bersamaan mereka seperti menolak
Bagaimana tidak,
Sudah berapa kali jam berpindah angka
Tetapi tak ada satu pun kata yang berhasil membuang tinta
Kamu,
Kamu,
Kamu,
dan satu lagi
Rindu
Mereka yang selalu mengganggu pikiranku.
*
Hingga akhirnya setelah aku memilih untuk terdiam sejenak...
Kertasku mulai menuliskan beberapa baris kata,
Tetapi itu sama sekali tak menyelesaikan tugasku
Aku rasa,
Pena dan jariku juga sudah mulai tenggelam pada indahnya dirimu
Hingga ia sulit menulis yang bukan tentangmu
Ku rasa aku juga harus jujur,
Setiap kali aku belajar untuk menyampingkan hal tentangmu
Waktu dan semua yang ada di sekitarku menertawaiku
Mereka tahu aku taakan mampu.
KAMU SEDANG MEMBACA
PELUKIS RINDU
PoesíaHai pelukis rindu, Karena aku tak pernah punya nyali untuk menyuarakan Maka ku persembahkan aksara yang lahir dari pikiran, kenangan, dan sebuah buku catatan ----- Hangat tak selalu beriringan, dekap tak melulu pada jangkauan, penerimaanlah yang men...
