Teruntuk kata yang telah terwakilkan dengan suara.
Untuk kamu, Tuhan akan membiarkanmu bahagia.
Bebas dariku dengan segala rasa bercengkrama.
Menyikut kesenangan, bertepi diantara hati di pesta topeng.
Kapan kamu bisa mengerti?
***
KAMU SEDANG MEMBACA
Afeksi Hati
Poetry[STATUS BERHENTI DITULIS KARENA CERITAKU DAN DIA TELAH USAI] Hanya curahan hati akibat infeksi afeksi. Disaat suara diredam putus asa. Izinkan, tangan ini menulis dengan aksara sebagai wakilnya. Jangan kamu bertanya, karena pasti dirimu tau jawaban...
