Dimana aku harus mencari,
Peta untuk menemukan jalan pulang dari belenggu rasa ini?
Aku tersesat di hati
antah-berantah nan menyeramkan.
Aku takut.
***
Misalnya, aku tersesat apakah kamu mau mencariku? Apalagi di hati yang sangat dekat, namun terasa asing sekali. Aku kedinginan, ketakutan.
Petir kebencian menggelegar.
Ayo cepat, katakan padaku. Dimana kamu taruh petanya.
Bantu aku, keluar dari kurungan rasaku padamu. Jangan biarkan dia bersemi lebih harum menyengat lagi!
Jujur aku sangat takut, tidak bisa kembali lagi ke titik awal.
***
KAMU SEDANG MEMBACA
Afeksi Hati
Poetry[STATUS BERHENTI DITULIS KARENA CERITAKU DAN DIA TELAH USAI] Hanya curahan hati akibat infeksi afeksi. Disaat suara diredam putus asa. Izinkan, tangan ini menulis dengan aksara sebagai wakilnya. Jangan kamu bertanya, karena pasti dirimu tau jawaban...
