8

11K 1K 46
                                        

Iqbaal sedang menunggu kekasihnya yang sedang belajar. Ia rindu ingin melihat wajah kekasihnya, Walaupun hanya melalui layar iphonenya.

''Haiiii le mineral, maaf yaa aku baru ada TO. Hehe tau kan, aku sibuk'' suara cempreng kekasihnya memenuhi sound diiphonenya.

"Udah selesai?" tanya Iqbaal

"Udahh bosh! Eh aku bagi foto yang waktu itu dong. Mau dipost, ilang soalnya." wajah memelas kekasihnya memenuhi iphone Iqbaal.

"Yang mana?"

"Yang aku pake hoodie warna kuning itu lho."

''Ilang emang?"

"Ada di laptop, tapi laptop aku ada di Dean. Tapi kena virus dan you know? Ilang."

"Nanti aja ya. Aku males kirim"

"Ck. Mau liat ihh, aku mau post sayangggg"

"Nanti (namakamu) havea"

"Iya iya deh"

"Kamu belom balik?"

"Sekolah nenek lo jam segini balik?" (namakamu) sedang memainkan alisnya

"Alisnya kenapa?" tanya Iqbaal

"Pingin aku botakin setengah kaya kamu dulu, btw itu dulu kamu alisnya tumbuh cepet ato ga?" tanya kekasihnya dengan nada mengejek.

"Kan aku pakein shampo, jadi lumayan cepet."

"Najis lay. Udah dulu yaa le, aku mau ketoilet terusin dirumah nanti yaaa. Disitu malemkan? Aku baru keinget dan kamu harus tidur, biar nanti malem temenin aku belajar."

"Iya iya, dadah yang katanya kesayanganya le mineral."

Panggilan video call berakhir karena Iqbaal harus istirahat.

***

(Namakamu) berada di PIM bersama aish dan dean, bukan mereka tidak peduli TO. Berhubung ada pepatah 'urip mung sepisan, aja digawe sepaneng!' mereka tak ambil pusing.

"Besok berangkat pake angkutan aja si."

"Sumpah ya, itu cuma wacana. Dean songong ditungguin malah bilang 'gue kepagian jadi mommy ga mau gue cape' ngeselin ya." gerutu Aish.

"Kesel juga ya." tambah (namakamu)

"Hai" sapa pria manis berkumis.

"Haii Lutfi kamal." sahut dean

BUKTITempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang