Gadis cantik yang memakai kebaya untuk perpisahan sangat cantik, terlihat sangat cantik.
"Ga jelek banget bu?" tanya gadis itu
"Engga, anak ibu cantik. David nak, liat kakamu cantik ga?" tanya ibunya kepada adiknya
"Mayan." jawab remehnya
"Ibuuuuu"
"Iya neng (namakamu) yang cantik kaya Raiso." ucap David
"Raisa."
"Heem."
"Anter ibu sama kakamu ya de."
"Tapi nanti bagi bakso kang dul ya. Pangsit 2 aje." pinta David.
"Iya de nanti."
***
Sesampainya ditempat perpisahan, semua siswa sudah duduk dikursi masing.
Sama halnya dengan tiga gadis yang duduk bersampingan, mereka tak mendengarkan pidato kepala sekolah yang lumayan berumur memberi nasihat.
"Lu ude daftar stan?" tanya Dean.
"Dame udah bantu daftar onlinenya." ucap Aish.
"(Namakamu) lu mau dimane?"
"Gue. ITB kayaknya, anak bandung gue." ucap santai (namakamu)
"Gaya bener." ucap Aish.
"Dame bakal lulus taun ini ya?" tanya Dean.
"Hooh. Eh (namakamu), Iqbaal kuliah di amerika?"
"Iya. Udah daftar dia."
"Dia ga balik?'' tanya Dean.
"Dia sibuk, baru dua minggu balik ke sana." ucap (namakamu)
"Ya udah si, Sabar" kata Aish.
"Iya gue si ga masalah" (namakamu) hanya pasrah menerima karena Iqbaal tak bisa datang keacara perpisahaanya.
"Udah gausah dipikirin."
***
Selesai acara perpisahan (namakamu) menunggu dilobi karena ibunya sedang pergi bersama David.
(Namakamu) menatap layar iphonenya, yang menunjukan postingan kekasihnya.
"Cepet pulang, kangen." lirihnya
iqbaal.e
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
KAMU SEDANG MEMBACA
BUKTI
Teen Fiction"Kau berhasil membuat kutak bisa hidup tanpamu" - Iqbaal Ramadhan UDAH SELESAI YA
