Segala persiapan telah selesai tinggal menunggu esok hari, berhubung kedua calon mempelai meminta acara tersebut untuk di private karena alasan tertentu jadilah yang akan hadir hanyalah keluarga besar dari kedua keluarga beserta beberapa rekan kerja Sehun dan Chanyeol.
Biasanya semalam sebelum hari pernikahan menjadi momen yang berdebar bagi kedua pengantin tetapi nyatanya dua pemuda tersebut terlihat santai bahkan acuh bahwa mereka akan segera mengikatkan diri sebagai pasangan suami istri, lebih parah lagi pemuda yang berkepala kecil itu kini tengah asik bercengkerama dengan pemuda lain, siapa lagi kalau bukan Ahn Hyungseob.
Andai kekasihnya itu mengetahui tentang Jinyoung yang akan menikah secara diam-diam, apa ia masih bisa melingkarkan lengannya di perut rata milik Jinyoung seperti sekarang?
***
Akhirnya hari itu telah tiba, selangkah lagi mimpi besar milik kedua calon besan itu akan terwujud. saking tidak sabarnya, Baekhyun hanya bisa tidur 2 jam, entah siapa yang akan menikah dirinya atau anaknya. Kemudian ia membangunkan Jihoon dan menarik tubuh gembil itu ke kamar mandi.
"Jangan lelet mandinya keburu telat nanti" seru Baekhyun selagi membasuh muka anaknya sendiri. "Duh ma, ini masih pagi banget" lalu Baekhyun menyiapkan air hangat di bathtub untuk Jihoon. "Sebelum jam 10 kita udah harus nyampe di gereja jadi kamu mandi sekarang terus sarapan dibawah sebelum di make-up'in" setelah itu Baekhyun beranjak keluar lalu terdengar suara pintu tertutup.
Jarum jam tengah berada di posisi angka sembilan lebih, suasana kediaman keluarga Park kini telah diramaikan dengan beberapa orang yang akan mengiring Jihoon, namun bukan hanya mengiring saja, rumah yang besar itu akan di jadikan tempat acara utama setelah pemberkatan pernikahan yang berlangsung di gereja.
***
Di gereja immanuel, disilah tempat mereka berkumpul, beberapa keluarga dari Jinyoung yang telah sampai duluan kini sedang berbincang ringan. Si mempelai pria yang bertubuh tinggi itu sedang memperhatikan suasana dalam gereja, disana telah ada beberapa rekan kerja dari ayahnya dan dengan maniknya ia bisa melihat sosok sahabatnya, Haknyeon yang ikut duduk di dalamnya.
Tak lama dari itu mobil milik Park Chanyeol telah sampai tepat di halaman tempat itu, lalu muncullah Jihoon dan hal itu membuat Jinyoung terpaku ditempatnya.
Dimatanya saat ini, Jihoon benar-benar cantik, ah tidak, sangat cantik. Terlebih kedua mata itu, benda kecil tersebut sangat mampu menghipnotis pemuda dingin yang ada di hadapannya.
"Nah udah ngumpul kan semuanya. Jinyoung kamu jalan duluan ke altar sendirian sehabis itu nanti Jihoon diantar sama papanya" ucapan Sehun memutuskan kontak mata yang sedang terjadi di antara dua pemuda itu kemudian Jinyoung mengangguk paham lalu ia menuntun kedua tungkai panjangnya berjalan ke altar, pandangan orang-orang kini kearahnya dan akhirnya Jinyoung sampai di depan mimbar dan seorang pendeta.
Setelah itu, giliran Jihoon, ia menuntun langkahnya dengan pasti, senyum kecil telah mengambang di wajah tanpa cacat itu. Setelahnya kedua pemuda tersebut berdiri berhadapan dengan sang pendeta dan akhirnya mulai lah proses pemberkatan pertama.
Jinyoung maupun Jihoon mengikuti segala rangkai pemberkatan itu, doa yang bersandung di tempat, semuanya berlangsung dengan secara sangat sakral dan sampailah mereka di proses pengucapan janji suci, ucapan yang dimana dilakukan dengan sungguh-sungguh di depan pasangan.
Pemuda yang lebih tinggi tersebut mengambil nafas pelahan menenangkan jantung yang berdetak seakan mau meloncat dari tempatnya. Jinyoung mengunci kedua maniknya dengan milik Jihoon, menatap calonnya cukup lama lalu..
"Saya, Oh Jinyoung, meminta kamu, Park Jihoon, untuk menjadi istri saya. Saya berjanji di depan Tuhan Yesus YME bahwa saya akan mencintai dan menyayangi kamu mulai hari ini dan membimbingmu di hari-hari kehidupan kita, sampai kematian memisahkan kita"
KAMU SEDANG MEMBACA
The worst wedding
FanfictionFANBOOK INI SUDAH DI CETAK [on private] Perjodohan dan menikah di usia muda, bagaikan mimpi buruk di siang hari oleh Jinyoung dan Jihoon terlebih mereka mempunyai kekasih masing-masing. Namun siapa sangka ada sesuatu yang terjadi antara keduanya? [f...
