Prang!
Terdengar seseorang memecahkan benda pecah belah dengan sangat keras. Pria berjas hitam dengan wajah yang penuh akan emosinya, nafas yang tersengal-sengal menandakan pria tersebut sudah tidak dapat menahan lagi emosinya, mata yang memerah dan terus menatap tajam 2 orang didepannya membuat siapapun yang berhadapan dengannya tak akan mampu melihatnya.
"MENCARI SATU ORANG SAJA KALIAN TIDAK BECUS!" Teriak pria tersebut kepada kedua anak buahnya yang berada di hadapannya.
"Ma-maaf tuan...kami sudah berusaha mencari info tentangnya tapi kami tidak mendapat info satupun. Mungkin orang yang tuan cari tidak berada dikorea tuan"
Mendengar ucapan dari salah satu anak buahnya membuat pria ini naik pitam. Dengan santai ia mengambil sesuatu dari dalam laci mejanya.
Dor
Dor
Pria tersebut tersenyum miring melihat kedua anak buahnya tergeletak bersimpah darah dihadapannya karena ulahnya.
Pria itu lalu melempar pistol yang ia gunakan kesembarang tempat.
"Astaga! Chanyeol apa yang kau lakukan?" Tanya seseorang yang tiba-tiba datang tanpa mengetuk pintunya.
"Menurutmu apa?"
Tanya pria itu yang bernama chanyeol lebih tepatnya park chanyeol seorang CEO dari perusahaan ternama dikorea, CEO yang terkenal akan kekejaman dan berdarah dingin itu. Karena ia tak akan segan-segan menghabisi orang yang berani melawannya dan berurusan dengannya.
Kejam memang!.
"Kenapa kau membunuh mereka?"
"AKU SUDAH MEMBERI MEREKA 3 KALI KESEMPATAN UNTUK MENCARI ORANG ITU!" Bentaknya.
"Tapi apa hasilnya? Dengan santainya mereka bilang orang yang selama ini ku cari tidak berada dikorea?" Kali ini chanyeol menurunkan nada bicaranya lalu tertawa keras.
"Astaga! Chan...sudah berapa anak buahmu yang kau bunuh karena orang yang kau cari itu? Apa kau akan terus mengotori tanganmu?"
"DIAM KAU JONGDAE! Jika saja kau bukan saudaraku kau sudah bernasib sama dengan mereka!"
Byun jongdae sepupu dari park chanyeol langsung mematung mendengar ucapan chanyeol barusan.
"Cepat bereskan mereka"
Jongdae langsung memanggil bodyguardnya untuk membereskan 2 anak buah chanyeol.
"Aku bisa gila jika begini terus" gumam jongdae.
"Jika kau tidak ingin gila temukan wanita itu" ucap chanyeol dengan santai sambil menatap jongdae sekilas.
"Wanita?" Tanya jongdae kebingungan pasalnya chanyeol tidak pernah memberi tahu kalau yang selama ini ia cari adalah seorang wanita.
"Saat aku dan appa berusaha mencari jalang itu ternyata dia sudah melahirkan dan orang sekitar bilang dia baru melahirkan bayi perempuan namun jalang itu meninggal setelah melahirkan dan anak perempuan itu dibawa oleh majikan dari jalang itu entah kemana" jelas chanyeol.
"Jadi yang selama ini kau cari seorang wanita chan?? Aigoo jangan katakan jika kau akan membunuhnya jika kau menemukannya?" Tanya jongdae.
"Ne! Itu akan terjadi...tapi tidak semudah itu! Dia harus merasakan kesakitan seperti yang eomma dan appa rasakan karena ibunya yang jalang itu...dan aku yakin bahkan anaknya pun kini pasti menjadi jalang" ucap chanyeol menyeringai.
"Aigoaigokepalakuakanmeledakmemikirkanini" celoteh jongdae tanpa jeda sedikitpun sambil memegang kepalanya lalu berjalan meninggalkan chanyeol.
Sementara chanyeol hanya tersenyum penuh arti.
"Dimana kau?" Gumam chanyeol
KAMU SEDANG MEMBACA
What Did I do Wrong? (Chansoo GS) END
Romanceharuskah aku hidup seperti ini? sampai kapan aku harus bertahan dengan semua penderitaan ini tuhan? adakah sedikit kebahagiaan untukku? siapa diriku? siapa orang tuaku? aku bahkan belum pernah melihat mereka, atau aku bahkan tidak akan pernah melih...
