fourteen

5.2K 719 71
                                        

Aku diam dalam kesedihan ini Aku bisu dalam kesepian iniAku tak dapat merasakan hangat sentuhanmuAku tak dapat rasakan tulus cintamuSesakit inikah aku mencintaimuSepedih inikah takdir hidupkuAku dapat melihatmuAku dapat menyentuhmuAku dapat menden...

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Aku diam dalam kesedihan ini
Aku bisu dalam kesepian ini
Aku tak dapat merasakan hangat sentuhanmu
Aku tak dapat rasakan tulus cintamu
Sesakit inikah aku mencintaimu
Sepedih inikah takdir hidupku
Aku dapat melihatmu
Aku dapat menyentuhmu
Aku dapat mendengar suaramu
Kau selalu dapat ku jangkau
Kau selalu bersamaku
Ditempat yang sama
Dilingkungan yang sama
Namun apa arti semua itu jika cinta hanya aku yang memilikinya?
Apa arti semua itu jika aku tak dapat menyentuh hatimu?
Berkali kali kau menyakitiku
Berkali kali juga aku memaafkanmu dalam diamku
Aku lelah, aku ingin menyerah
Tapi apa aku bisa?
Terlalu dalam cinta yang kau tanamkan dalam hatiku
Hingga aku tak sanggup menghapusnya.

Aku mencintaimu suamiku

😢😢😢


Chanyeol pov

Aku terbangun dari tidurku seperti biasa pukul 06.00
Aku mengernyit lalu mengusap wajahku ketika aku tidak mendapati kyungsoo disampingku.
Aku melupakan sesuatu bahwa aku telah memintanya untuk tidur dikamar lain.
Tak ingin memikirkannya, dengan segera aku bersiap siap untuk pergi ke kantor dengan segala situasi baru yang harus aku hadapi.

Tidak butuh waktu lama.
Hanya 20 menit aku sudah siap dengan penampilanku.
Aku melangkah keluar dari kamarku.

"Chanyeol"

Langkahku terhenti di tengah anak tangga ketika melihat kyungsoo baru saja keluar dari kamar itu dan berdiri disana dengan tatapan sendunya.
Sungguh aku tidak bisa melihat wajahnya.
Aku tidak ingin dendamku menguasai diriku dan membuatku kembali menyakitinya seperti dulu.
Jujur!
Aku tidak ingin bersikap seperti ini padanya.
Tapi apa yang bisa aku lakukan untuk mengendalikan diriku sendiri.
Kenapa harus kyungsoo?
Kenapa harus dia yang menjadi anak dari jalang itu?
Bayang bayang wajah jalang itu selalu menghantuiku setiap aku menatap wajah kyungsoo.

Aku memilih tidak menjawab panggilannya. Aku terus melangkah dengan santainya dan melewatinya begitu saja.
Aku tau hatinya pasti sakit karena sikapku.
Aku mendengar langkahnya dibelakangku.
Sepertinya dia mengikutiku

"Mau aku buatkan susu?" Tanyanya saat aku baru saja mendudukkan diriku dimeja makan untuk menyantap sarapan pagi seperti biasa.

"Tidak!" Jawabku dengan ketus.

Aku melihat kyungsoo mengangguk sambil tersenyum. Bukan senyum bahagia, melainkan senyum yang dipaksakan untuk menutupi rasa sakitnya.
Aku tau itu.
Senyumannya begitu berbeda.

"Chanyeol...apa aku boleh keluar untuk berbelanja bahan makanan? Di kulkas sudah hampir kosong" izinnya.

"Terserah kau saja" jawabku dengan santai.
Selama dia tinggal bersamaku, aku tidak pernah membiarkannya pergi dari rumah.
Mungkin dengan mengizinkannya untuk pergi sekedar berbelanja tidak masalah bukan?
Dengan seperti ini aku juga tidak perlu menghindarinya agar tidak bertatapan dengannya terus menerus.

What Did I do Wrong? (Chansoo GS) ENDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang