"Shit!" Umpat chanyeol penuh penekanan.
Tatapan tajamnya, tangannya yang telah ia kepalkan dan matanya yang sudah mulai memerah menandakan amarah telah menguasai dirinya.
"Apa maksud semua ini?" Tanya jongdae dengan sinis menatap tajam pria yang berada dihadapannya kini.
Kyungsoo yang kebingungan dengan suasana ini mulai menatap takut chanyeol dan jongdae yang tengah mati matian menahan amarah mereka.
Sementara baekhyun terlihat seperti sedang menahan sesuatu yang hendak keluar dari pelupuk matanya.
Kyungsoo berjalan perlahan mendekati baekhyun yang berada dibelakang jongdae.
"Baekk gwenchana?" Tanya kyungsoo lirih sambil mengusap pelan lengan baekhyun. Kyungsoo yakin kini baekhyun sedang tidak baik baik saja.
Kyungsoo tidak tau apa yang sebenarnya terjadi tapi melihat keadaan yang seketika menegang membuat kyungsoo berfikir pria yang berada dihadapan mereka kini bukanlah pria biasa.
"Perkenalkan saya huang zi tao"
Pria itu mengulurkan tangannya ke arah chanyeol seolah olah dirinya tidak mengenal.
"Cihh...kau pandai sekali berakting!
Cepat katakan apa maksudmu?"
Ucap chanyeol dengan nada dinginnya.
"Apa maksudku? Bukankah kalian menungguku?"
"Kau menjebak kami?"
Tao tertawa mendengar pertanyaan jongdae.
"Menjebak? Bukankah kalian yang menyetujui kerjasama ini? Dan aku tidak memaksa seorang park untuk menandatangani surat kerjasama itu" jawab tao dengan santai.
Chanyeol membelalakkan matanya mengingat berkas permohonan kerjasama terakhir yang ia tandatangani seminggu yang lalu.
"Baekhyun" gumam chanyeol lalu menatap baekhyun.
Baekhyun membalas tatapan chanyeol dengan wajah pucatnya dan kebingungannya, bahkan tatapan mata baekhyun tidak sepenuhnya fokus pada chanyeol.
"Wow sepertinya aku belum mengenal gadis cantik itu? Boleh aku berkenalan denganmu nona?"
Tanya tao dengan tatapan yang tertuju pada kyungsoo.
Kyungsoo membulatkan matanya lalu menggeleng pelan.
Entah karena apa? Melihat tatapan tao saja sudah membuat dirinya takut.
Chanyeol yang tentu mendengarnya
Langsung menghampirinya lalu mencengkram kuat kerah jas tao.
"Berani kau macam macam dengannya akan ku bunuh kau" ancam chanyeol dengan nada penuh amarah.
Tao tersenyum miring mendengar ancaman chanyeol lalu menepis keras tangan chanyeol dari kerah jasnya.
Tao maju selangkah untuk lebih dekat dengan chanyeol lalu menyentuh pundak kirinya.
"Aku tertarik pada istrimu" bisik tao tepat ditelinga chanyeol.
Chanyeol mengeram marah dengan tangan yang terkepal kuat.
Ingin sekali ia membunuh pria ini sekarang juga.
"Bukankah kita akan membahas proyek baru kita tuan park?" Tanya tao sambil berjalan lalu mendudukkan dirinya.
Chanyeol melirik kesamping tanpa membalikkan tubuhnya untuk menatap tao yang kini menatapnya dengan tatapan mengejek dan senyum iblisnya.
"O-oppa" lirih baekhyun menatap sendu tao.
Seketika tao menatap baekhyun yang masih diam berdiri ditempatnya.
Senyum iblis yang sempat terhias dibibirnya perlahan luntur saat tatapannya bertemu dengan manik mata baekhyun.
Entah apa yang ia rasakan ketika menatap mata itu.
Tao segera membuang wajahnya untuk kembali menatap chanyeol yang masih berdiri dihadapannya.
"Kau dengar park? Bahkan adik sepupumu masih mengingatku"
"Brengsek kau" umpat jongdae lalu berjalan menghampiri tao.
Tao bersmirk lalu berdiri dengan tangannya yang merogoh jasnya dan mengeluarkan sesuatu yang tersembunyi didalamnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
What Did I do Wrong? (Chansoo GS) END
Romanceharuskah aku hidup seperti ini? sampai kapan aku harus bertahan dengan semua penderitaan ini tuhan? adakah sedikit kebahagiaan untukku? siapa diriku? siapa orang tuaku? aku bahkan belum pernah melihat mereka, atau aku bahkan tidak akan pernah melih...
