i love you my wife (eight)

7.1K 577 128
                                        

8 bulan kemudian

Wedding 2!

"Istriku cantik" ucap pria tampan yang kini tengah memeluk tubuh wanita cantik yang terduduk didepan meja riasnya dari belakang.
Pria itu meletakkan dagunya dibahu sang wanita lalu mencium bahu terbuka itu dengan sayang.

"Kau juga tampan park" balasnya sambil mengelus lembut kepala prianya dari samping.

"Sudah siap?" Tanya park chanyeol.

Park kyungsoo!
Ia mengangguk dengan senyum manisnya.

"EOMMAA APPAA"

Mereka menoleh seketika saat mendengar suara teriakan anak kecil yang baru saja memasuki kamar.
Seorang batita yang dengan lincahnya berlari memasuki kamar orang tuanya.

"Tenapa eomma dan appa lama tekali?" Tanya chansoo yang kini telah memeluk perut besar eommanya.

Chansoo kini semakin lincah dan cerewet diusianya yang hampir memasuki tahun ke 3.
Cara bicaranya pun sudah semakin dapat dimengerti walaupun terkadang ada beberapa kata yang belum dapat dimengerti oleh orang yang baru mengenalnya.

"Kau sudah tidak sabar ne?"
Tanya chanyeol lalu membawa chansoo kedalam gendongannya.
Chanyeol tertawa gemas melihat chansoo yang mengangguk lucu sebagai jawaban dari pertanyaannya.

"Baektyun imo patti tangat tantik tepelti putli laja" ucap chansoo.

"Hhmm! Memangnya eomma tidak cantik seperti putri raja?" Tanya chanyeol menggoda chansoo.

Chansoo mengangkat jari telunjuknya didepan wajah appanya lalu menggeleng sembari menggerakkan telunjuknya itu.
"No no no appa! Eomma tangat tantik.
Tapi tadi eomma bilang baektyun imo hali ini tantik tepelti putli laja"

Chanyeol lagi-lagi terkekeh mendengar jawaban polos dari anaknya.

"Aaww"

Chanyeol dan chansoo langsung mengalihkan perhatian mereka pada sosok yang baru saja memekik kesakitan.
"Ada apa sayang?" Tanya chanyeol khawatir.

Kyungsoo menggelengkan kepalanya sembari mengusap lembut perut besarnya.
"Dia menendang kuat sekali" jawab kyungsoo.

Chanyeol menurunkan chansoo dari gendongannya lalu mengarahkan tangan mungil anaknya untuk menyentuh perut besar ibunya.

"Bilang pada adik" ucap chanyeol.
Chansoo mengangguk mengerti dengan senyum lebarnya.

"Adik tidak boyeh nakal tama eomma ne! Anti oppa didit talo udah telual" ucapnya sambil menowel-nowel perut kyungsoo dengan jari telunjuknya.
Kyungsoo tertawa pelan saat chansoo memeluk perut besarnya lalu menciumnya perlahan.

"Ummaacchh"

Chanyeol dan kyungsoo tertawa bersama melihat tingkah lucu anak pertama mereka.
Chansoo terlihat begitu menyayangi adiknya walaupun dirinya belum mengetahui rupa adiknya itu.

Chanyeol melirik jam tangannya sekilas.
"Ayo kita berangkat sekarang! 1 jam lagi acaranya akan dimulai" ucap chanyeol.

Kyungsoo mengangguk lalu bangkit dari duduknya, yang dibantu oleh chanyeol sembari memegang perut besarnya itu.

🤰🤰🤰

Alunan musik piano terdengar begitu indah saat sang mempelai wanita dengan begitu anggun dan cantik melangkahkan kakinya menuju altar yang didampingi sang kakak tercinta.

Byun jongdae!
Mengusap lembut punggung tangan adiknya sebelum ia serahkan pada pria pilihan adiknya itu.
"Aku serahkan adikku padamu! Tolong jaga dan cintai dia seumur hidupmu"

What Did I do Wrong? (Chansoo GS) ENDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang