two

7.6K 807 26
                                        

Tok
Tok

"MASUK" teriak chanyeol dari dalam ruang kerjanya.

Ceklek
"Anak buahku sudah datang dengan membawa gadis itu" ucap jongdae begitu memasuki ruang kerja chanyeol. Chanyeol tersenyum miring dengan posisi yang berdiri didepan jendela membelakangi jongdae.

"Bawa dia kekamarku" perintah chanyeol masih dengan membelakangi jongdae.

"Bisakah kau berbicara dengan membalikkan badanmu menghadapku? Kau seperti bukan berbicara denganku melainkan berbicara dengan jendela didepanmu itu" ucap jongdae dengan wajah kesal.

"Aku sedang tidak ingin bercanda jongdae" ucap chanyeol dengan nada dingin.

"Aigo kenapa aku bisa memiliki saudara seperti dirinya" gumam jongdae lalu berjalan meninggalkan chanyeol.

"Eunghh" kyungsoo melenguh pelan sambil memegang kepalanya yang terasa berat dan pusing. Ia menggunakan punggung tangannya untuk mengucek matanya agar dapat melihat dengan jelas. Matanya membulat begitu ia sadari bahwa dirinya tidak berada dikamarnya.

"Dimana aku?"

Dengan wajah yang mulai panik ia beranjak dari kasur king size itu lalu berlari menuju pintu untuk keluar dari kamar itu.
Namun belum sempat ia meraih gagang pintu, seseorang sudah membukanya terlebih dahulu. Kyungsoo berjalan mundur perlahan dengan perasaan takut.

"Maaf tuan siapa? Saya ada dimana ini?" Tanya kyungsoo.

"Kau sudah sadar rupanya" ucap chanyeol dengan senyuman miring dan tatapan tajamnya melihat mangsanya mulai bergetar dan meremas bajunya sendiri untuk melawan rasa takutnya.
'Kenapa dia ketakutan? Bukankah dia seorang jalang? Cih dasar licik sama seperti ibunya' batin chanyeol

"Ma-maaf tuan aku harus pulang" ucap kyungsoo dengan nada bergetar lalu melangkah untuk meninggalkan chanyeol namun dengan sigap chanyeol menarik kasar pergelangan tangan kyungsoo dan menghempaskan tubuh kyungsoo kekasur. Kyungsoo meringis kesakitan sambil memegang pergelangan tangannya.

"Kau mau pergi kemana hah? Kau sekarang sudah menjadi milikku...kau sekarang berada diseoul bersamaku jadi KAU! Tidak akan bisa kemana mana lagi jalang!"

Kyungsoo terkejut mendengar perkataan chanyeol. Ia mulai terisak sambil meremas baju yang ia gunakan. Chanyeol mulai geram melihat kyungsoo bayang bayang jalang yang merupakan ibu kandung kyungsoo sangat terlihat jelas dimata chanyeol ketika melihat kyungsoo. Chanyeol mulai mengeraskan rahangnya dan menatap kyungsoo dengan penuh kebencian.

Prang

Chanyeol melempar vas bunga yang ada di meja kamar dengan sangat keras ke dinding yang kyungsoo belakangi.
Kyungsoo memejamkan matanya dengan sangat erat dan semakin meremas baju bawahnya.
Chanyeol sudah tidak dapat menahan emosinya lalu mendekati kyungsoo dan meraih dagu kyungsoo ia mencengkramnya dengan keras membuat kyungsoo meringis kesakitan semakin terisak.

"DASAR JALANG! MUNAFIK KAU...HAPUS AIR MATA BUAYAMU ITU! JANGAN BERPURA PURA TAKUT PADAKU" bentak chanyeol tepat didepan wajah kyungsoo.
Chanyeol semakin mengangkat dagu kyungsoo membuat kyungsoo perlahan berdiri. Chanyeol tersenyum miring lalu melempar tubuh kyungsoo kelantai dengan sangat keras sehingga kepala kyungsoo terbentur lantai. Chanyeol seolah tak peduli melihat kyungsoo kesakitan dan kepalanya yang membiru akibat terbentur lantai.
Chanyeol berjongkok dihadapan kyungsoo lalu menarik rambutnya dengan keras sehingga kyungsoo mendongakkan kepalanya. Kini kyungsoo dapat melihat senyuman dan tatapan iblis dari chanyeol.

What Did I do Wrong? (Chansoo GS) ENDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang