thirteen

5.3K 719 63
                                        

Chanyeol pov

Aku menatap datar pintu kamarku yang telah tertutup.
Aku meremas rambutku saat aku mendengar suara isak tangisnya dari balik pintu itu.

Aku tidak ingin membencinya tapi kenapa perasaan itu datang kembali?
Kedatangan tao, kebencian tao pada diriku dan yang terjadi padaku dan tao saat ini kembali mengingatkanku pada wanita jalang itu.
Aku bingung apa yang harus aku lakukan.
Tidak!
Aku tidak ingin menyakitinya lagi.
Tapi aku benci melihat wajahnya.
Wajah ibunya yang tergambar jelas diwajahnya.
Aku muak.
Benar benar muak.

"Maafkan aku kyungsoo...aku mencintaimu dan aku menyadari itu! Tapi aku juga membencimu" gumamku dengan lirih.

Chanyeol pov end

Flashback on

Seorang pria tampan berjas hitam berjalan didampingi kedua bodyguardnya dengan angkuh.
Pria itu membuka pintu sebuah ruangan lalu menutupnya kembali.
Senyum angkuhnya mengembang ketika mendapati seorang pria jangkung yang duduk membelakanginya.

"Aku sudah melakukan tugasku! Ini berkasnya!" Ucap pria itu kemudian melempar map coklat pada pria yang masih membelakanginya.

"Kerja bagus jongdae" pujinya lalu membalikkan tubuhnya menatap jongdae yang tersenyum kearahnya.

"Kau sudah mendapatkannya kembali park chanyeol...lakukan tugasmu dengan baik setelah ini" ucap jongdae.

"Lalu bagaimana dengan tao?" Tanya chanyeol.

"Tao belum mengetahui apapun tentang masalah perusahaan orang tuanya" jawab jongdae lalu duduk dihadapan chanyeol.

"Apa dia akan membenciku setelah tau penyebab kebangkrutan orang tuanya karena diriku?"

"Kau bisa menjelaskan padanya setelah ini...kau berhak untuk melakukan itu chanyeol! Karena saham itu milikmu bukan milik mereka"

"Pastikan dirinya tidak mengetahui hal ini sampai hari pernikahannya dengan baekhyun...aku tidak ingin semua menjadi kacau karena masalah ini"

BRAK!
Chanyeol dan jongdae sontak beranjak dari duduknya setelah mendengar seseorang membuka pintu ruangan dengan keras.
Mata chanyeol dan jongdae membulat melihat tao berada diambang pintu dengan wajah penuh amarah.

"Diam disitu dan jangan ada yang bergerak" perintah chanyeol pada 2 bodyguardnya yang hendak menghampiri tao.

"Jadi kau penyebabnya?" Tanya tao dengan nada dinginnya.

Chanyeol terdiam dengan wajah datarnya.
Entah apa yang harus ia katakan.
Ini bukan saatnya tao mengetahui semuanya.
Tapi sepertinya dia sudah mendengar semua yang dibicarakan chanyeol dan jongdae tadi.

"Aku datang untuk meminta bantuanmu, aku datang untuk menceritakan keluh kesahku padamu karena kau sahabatku...tapi ternyata aku datang pada orang yang salah.
KAU PENYEBAB SEMUA INI.
KAU PEMBUNUH"

Chanyeol terkejut bukan main ketika kata pembunuh keluar dari mulut sahabatnya.
Walaupun ia memang terkenal kejam dan tidak segan segan untuk membunuh musuhnya.
Tapi tao yang mengetahui itu, tidak pernah mengatakan dirinya pembunuh.

"Apa maksudmu?"

"Kau pembunuh! Orang tuaku meninggalkanku karena kau.
Hidupku hancur seketika karena kau"

"Tao ini tidak seperti yang kau bayangkan" ucap jongdae.
Chanyeol menggerakkan tangannya memberi isyarat kepada jongdae untuk diam.

"Aku hanya melakukan apa yang seharusnya aku lakukan tao...aku tidak membunuh"

"KAU PEMBUNUH...ORANG TUAKU DITEMUKAN TIDAK BERNYAWA DIRUMAH SETELAH MENERIMA KABAR KEBANGKRUTAN...
DAN SUDAH PASTI KAU YANG MEMBUNUH MEREKA" teriak tao.

What Did I do Wrong? (Chansoo GS) ENDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang