Chapter 15

877 141 26
                                    

Follow sebelum baca, biar nggak aku private nanti wkwk 😅😅😅 maksa author 😁🔪🔪🔪

Baca ceritanya dari awal chapter 1 sambil dengerin lagu ini, dijamin mewek 😢😢😢

Urban Zakapa - I Don't Love You

Kini Sinb berada didalam sebuah kereta, menunggu sesosok iblis muncul. Iblis yang berusaha menyerap beberapa energi dari para manusia.

Sinb duduk sambil termenung di gerbong kosong, diotaknya masih mengingat semua hal yang dikatakan Jungkook dan serangan mendadak Jungkook berhasil meluluh lantahkan hatinya.

Sinb tersenyum getir. "Apa yang kau inginkan sebenarnya Jeon Jungkook!" Kata Sinb yang kini bangkit, ia tak ingin lagi fikirannya terganggu dengan sosok itu--sosok yang selalu menyakiti hatinya dengan sikap ketidak pastian yang selalu pria itu tunjukkan. Sinb terus berjalan melewati tiap gerbong yang mulai terisi beberapa manusia dengan kesibukan mereka masing-masing. Jelas para manusia itu tak mampu melihat kehadiran Sinb.

Sosok iblis laki-laki memakai kemeja putih dengan dasi yang berantakan sedang berkeliling, menjilati dada beberapa wanita yang memakai pakaian sedikit terbuka. Sosok iblis mesum itu mampu membuat beberapa wanita menjadi panas tanpa mereka tau sebabnya.

Sinb diam, melipat kedua tangannya memandangi dengan seksama aksi iblis tersebut dan ketika iblis tersebut selesai, hendak pindah ke wanita yang lainnya, ia menabrak tubuh Sinb yang jelasnya membuatnya terkejut. Sinb menjelma menjadi wujud gadis dengan pakaian terbuka dan membuat iblis itu tak menyangka bahwa dirinya ada malaikat karena menurut informasi, iblis yang satu ini sangat lihai melarikan diri.

"Kau bisa melihatku?"

Tanya Iblis itu dan Sinb mengangguk. Membuat Iblis itu senang, karena ada yang bisa melihatnya dan mungkin sebentar lagi ia akan bisa bermain dengan gadis dihadapannya ini. Sinb menatap datar iblis itu, menunggu reaksinya.

Benar saja, iblis itu memutari tubuh Sinb seolah menilai dengan pandangan mesumnya. Saat tangan iblis mesum itu mulai bergerak hendak menyentuh Sinb, Sinb mencegahnya dan mencengkram erat tangan iblis itu membuatnya meringis.

"Ikut aku!" Katanya yang kini mereka pun menghilang.

Mereka muncul disebuah hamparan ilalang yang luas, Sinb segaja melakukan itu agar iblis itu tidak dapat kabur dengan masuk kedalam benda atau manusia.

"K-kau ma-lai-kat?"

Tanya iblis itu terbata saat melihat wujud Sinb dengan wajah pucat, bibir hitam dengan kemeja putih, jas dan roh hitamnya tak lupa topi kebesaran yang selalu ia pakai.

Sinb tersenyum sinis dan melayangkan tinjuannya pada tubuh iblis itu.

BLEDDDUUUUMMMM

Suara dentuman itu mengema, memenuhi setiap inci ruang kosong yang tercipta dihamparan nan luas ini.

"Bagaimana? Rasanya lebih sensasional dari ketika kau menjilati dada para wanita bukan?" Cibir Sinb yang menghilang dan kini muncul dihadapan iblis yang terkapar itu.

"Tolong, jangan bunuh aku!"

Mohonnya, membuat Sinb semakin muak melihat drama menjijikan dari para iblis menyebalkan ini. Segera Sinb mengangkat iblis tersebut dengan satu tangannya menopang leher iblis tersebut, membuatnya merasa tercekik dan tangan kirinya mulai melayangkan pukulan bertubi-tubinya.

DUAAK

DUAAK

DUAAK

"Ini serangan terakhirku." Sinb membawa tubuh iblis itu melayang ke udara dan melepaskannya, membuatnya jatuh kebawa dan Sinb muncul dihadapan iblis tersebut tepat bersamaan pukulan dentuman terakhirnya.

JEOSEUNGSAJA | SinKookTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang