12. I know that's you

1K 117 2
                                    

Kamar Limario-Chaeng

Kami telah mengganti ke mode piyama kami dan tidur dengan posisi tubuh saling berhadapan di kasur twin bed yang tersedia.

"Limario, kau belum mengantuk?"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Limario, kau belum mengantuk?"

"belum,aku masih ingin memandangmu" goda ku

"kau selalu pintar menggoda wanita" chaeng tertawa kecil

"boleh aku meminta sesuatu darimu?" chaeng menambahkan

"hmmm.. selagi aku bisa mengabulkannya"

"aku ingin melihat penampilan rambut panjang mu, apa boleh? Malam ini saja, pleasee........." chaeng memohon sambil menangkupkan kedua tangannya di depan wajahnya. Aku cukup tidak percaya diri dengan penampilan asliku,aku merasa kepribadianku ikut berubah seiring perubahan penampilanku.

"Tapi akuu.."

"Kali ini sajaaa,Ya?" chaeng memotong

"baiklah, hanya kali ini. sejujurnya aku tidak percaya diri dengan penampilan asliku ini" aku segera membuka inventory dan merubah appareance ku ke mode lisa.

"bagaimana?" tanyaku setelah berubah penampilan

"Aku menyukainya,kau cantik" chaeng tersenyum penuh arti, tiba-tiba wajahku memanas melihat senyumannya. Apa ini? dia terlalu manis, oh GOD.. jantungku serasa ingin melompat. Aku memutar tubuhku kearah dinding dan membelakangi chaeng

"t-tidurlah,chaeng.. kau pasti lelah berjalan seharian." Aku tidak mendengar jawaban dari nya beberapa saat. aku mencoba memutar tubuhku kembali tapi sebuah tubuh langsing menahan pergerakan ku. Tubuh itu bersentuhan dengan tubuhku dan sebuah tangan memeluk pinggangku. Wajah ku masih menghadap kearah tembok dan seseorang itu berbisik kepadaku.

"Boleh aku mengetahui namamu?" chaeng berbisik dengan suaranya yang terdengar cukup sexy

Kulepas tangan yang melingkar di pinggang ku, kuputar tubuhku sehingga wajah kami berhadapan dengan jarak sekitar sejengkal, ku pegang pipi nya dan ku elus lembut. Kurasakan darahku berdesir

"Lisa,Lalisa Manoban" aku yang sudah tak bisa menahan gejolak didadaku mulai mendekatkan wajahku ke arahnya sambil terus fokus dengan bibirnya yang terlihat terbuka sedari tadi. Bibir kami bertemu,kulihat chaeng mulai menutup matanya. Kulanjutkan dengan melumat bibir bawahnya. Tangan chaeng beralih ke tengkuk ku berusaha mendorong wajahku lebih dekat. Ku masukkan lidahku ke dalam mulutnya dan mulai menari sambil mengabsen deretan gigi didalam nya. Sesekali aku menghisap lidahnya dan membuat chaeng mendesah.

"hhhhmmmp..hhhh" aku kini berada diatas tubuhnya. Lidah kami saling beradu, kini aku turun ke area lehernya.. menghisapnya pelan dan sesekali menjilatnya.

"nggghhhh li..ahh" tangan ku kini masuk ke dalam piyama nya dan mencari 2 buah gundukan lembut didalamnya. Ku remas dadanya hingga chaeng menggeliat nikmat.

Virtual IdolsTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang