Author pov.
Setelah selesai makan, dalam keadaan yang sangat canggung antara Tiffany dan Siwon. Tiffany masuk ke dalam untuk bersiap menuju rumah sakit.
Siwon sendiri hanya mencuci mukanya dan meminjam sabun muka dan meminta sikat gigi baru pada Taeyeon. Setidaknya meskipun dia belum mandi wajahnya sudah segar
Tak membutuhkan waktu lama untuk Tiffany bersiap. Wajahnya sudah segar, tidak nampak bahwa dia habis mabuk semalam. Siwon yang memang sudah menunggunya kemudian berdiri dan bersiap.
"Taeyeon-ah, kami pergi dulu"
"Wait wait-what are you saying? We?" kata Tiffany.
"Iya. Kamu dan aku. Kita ke rumah sakit. Untuk apa kita berjalan terpisah jika tujuan kita sama" kata Siwon cuek.
Tiffany melihat ke arah Taeyeon meminta bantuan, Taeyeon mendekati Tiffany dan membisikkan sesuatu.
"Jangan bersikap seperti itu. Terbukalah sedikit padanya" kata Taeyeon berbisik pada Tiffany.
"Ayo? Nanti Rachel keburu bangun" kata Siwon.
Mau tak mau Tiffany mengikuti Siwon. Mereka kembali memasuki mobil Seohyun. Tiffany sedikit bingung karena mobil yang ditumpanginya terasa familiar.
"Ini mobil Seohyun. Aku tidak punya mobil di Korea. Belum sempat beli karena kurasa tidak diperlukan. Tapi tampaknya karena sekarang ada kamu dan Rachel aku akan membutuhkannya" kata Siwon tersenyum pada Tiffany yang hanya diam.
Memang perjalanan dari apartemen ke rumah sakit dekat. Jika berjalan kaki hanya memakan waktu 15 menit paling lama. Namun karena Siwon sudah meminjam mobil Seohyun dan tentu dia ingin bersikap sopan, jadi Siwon memutuskan untuk mengisi bensin mobil tersebut. Sehingga mereka ke pom bensin yang letaknya sedikit jauh dari rumah sakit.
"Kita isi bensin dulu ya"
"Ya" kata Tiffany pelan.
Tiba tiba Tiffany tampak seperti mengobrak abrik isi tas nya. Seperti sedang mencari sesuatu. Dia mengeluarkan satu satu isi tasnya namun tetap tidak menemukan barang yang dia cari.
"Aish kemana iPad itu" gumam Tiffany pelan.
"Mencari apa sayang?" kata Siwon.
"IPadku, apa kau melihatnya Op-" kata Tiffany yang kemudian tersadar ketika Siwon memanggilnya dengan sebutan 'sayang' dan refleks memukul bahu Siwon.
"Ya!" kata Tiffany kesal meskipun dia sebenarnya tersenyum senang ketika Siwon memanggilnya sayang. Namun tentu saja dia tidak tersenyum didepan Siwon.
"Waee? Haha, kamu kan memang sayangku. Dan mengenai iPad, i believe you left that in hospital. Now, if you'll excuse me i will take this" kata Siwon seraya mengambil bungkus rokok yang Tiffany pegang ketika sedang lampu merah.
Saat itu Tiffany sedang memasukkan kembali barang barangnya ke dalam tas. "Oppa! Jangan seenaknya mengambil barang milikku" kata Tiffany protes, tidak terima ketika Siwon menyita rokoknya.
"Ini untuk kebaikanmu. Seohyun meminta tolong padaku. Taeyeon meminta tolong padaku. Leeteuk bahkan juga meminta tolong padaku"
"Dan tentu saja aku tidak mau kamu hidup tidak sehat karena rokok. Bukankah kamu sudah berjanji untuk tidak merokok lagi? Bagaimana kalau Rachel tau?" kata Siwon.
"Aku berjanji untuk mengurangi bukan berhenti. Rachel, Taeyeon, Seohyun, Leeteuk Oppa, Yoona, bahkan Heechul Oppa juga tau kalau aku mengurangi bukan berhenti. Dan mereka menghargai itu" kata Tiffany tajam.
"Aku yang melarang! Aku tidak mau Rachel nantinya menjadi kehilangan ibunya karena ibunya merokok dan kemudian meninggal" kata Siwon yang kemudian memberhentikan mobilnya di pinggir jalan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mistake
Romansa"Gugurkan saja. abort it" kata Siwon dingin sambil merapikan pakaiannya ke dalam koper. "I'm sorry what??? it? this is a human Choi Siwon, not a thing or an animal. Dan ini anak kamu" teriak Tiffany sambil menangis. "Aku akan pergi selama 1 bulan ke...
