Gue diam, karena gue capek!
:)
Setelah memaafkan Pangeran atas kejadian tadi pagi, kini Putri sudah duduk di meja belajar di kamarnya.
Entahlah, keputusan untuk memaafkan Pangeran sudah benar atau tidak?
Putri hanya saja lelah dengan semua ini. Ia terlalu capek memaksakan keadaan. Bahwa dari dulu, Putri hanya sebatas babu yang semua perintah majikan harus dilaksanakan.
Diliriknya handphone yang sedari tadi bergetar menampilkan nama yang tidak ingin lagi diingatnya.
Genta.
Genta, mantan terindah dari Putri. Cowok yang ia pacari sebelum dengan Pangeran. Cowok yang memutuskan hubungannya tanpa alasan yang jelas, dan sesudah itu memacari sahabatnya sendiri, Alonha.
Sejak Alonha mengkonfirmasi putusnya hubungannya dengan Genta semenjak 1 bulan lalu, kini Genta terus menghubungi Putri tanpa perasaan bersalah sekali pun.
Mantan : Hei. Apa kabar? Lo baik-baik saja kan? Gue butuh bicara sama lo, ini masih nomor lo ngga sih?
Putri hanya malas menanggapi pesan dari Gavin. Apalagi mengingat Pangeran yang terlalu over terhadap orang lain. Putri hanya malas untuk berdebat lagi dengan Pangeran. Meskipun hubungannya dengan Pangeran baru 2 bulan.
Terlalu banyak permasalahan yang timbul di hubungan Putri dan Pangeran.
***
" Putriii " teriak Gezz ketika melihat Putri baru saja muncul dari pintu kelas.
" Gue baru datang main teriak aja lo ! " kesal Putri yang ditanggapi cengiran oleh Gezz.
" Ada apaan sih ? " tanya Putri ketika baru saja melepaskan tas yang sejak tadi ia gendong dari rumahnya.
" Pr lagi kan ? " tebak Putri. Namun Gezz menggelengkan kepalanya.
" Trus apaan? "
" Temanin gue ke kelas XI IPA 1 yah. " mohon Gezz dengan kedua tangan ia letakkan di tangan Putri.
Putri bukannya menolak, namun itu kelas dari Pangeran. Ia ingat betul, bahwa Pangeran melarang Putri untuk datang ke kelasnya. Entah dengan alasan apa. Putri waktu itu tidak mau ambil pusing.
" Gue nggak mau! " tolak Putri.
" Satu kali aja Put. Gue mau kasih kembali sepatu dari Viona aja. " mohon Gezz dengan kedua mata yang sengaja ia mainkan.
Dan Putri hanya menerima ajakan paksa dari teman bangkunya itu, Gezz.
Ditariknya tangan Putri oleh Gezz dengan langkah yang cepat. Bahkan Putri sulit mengimbangi kecepatan langkah dari Gezz.
Mereka berdua sudah sampai di depan kelas IPA 1. Kelas ini kebanyakan orang cerdas di dalamnya, bahkan penghuni kelas itu semua anggota dari Osis. Ini menyebabkan kelas ini begitu hening, mereka tidak suka dengan keributan.
KAMU SEDANG MEMBACA
LIVE
RomanceIni kisah apik dari Pangeran dan Putri. Namanya Putri Zeviya. Panggilnya Putri. Cewek agresif yang hobinya live di Instagram. Dan yang terpenting pacar dari Pangeran. Dia Pangeran Dolken. Nama panggilnya Pangeran. Cowok ketus yang anti paparazi. Dan...
