Chapt. 11 : Ngidam aneh

1.2K 108 6
                                        

Bosan.

Satu kata yang melambangkan apa yang Krystall rasakan saat ini.

Entah sudah keberapa kalinya, ia berkata 'bosan' kepada suaminya yang dihadiah sebuah senyuman manis milik Kai.

Sudah hampir seminggu, ia menetap di rumah sakit. Setiap ia ingin pulang, Kai selalu berkata 'kamu belum sembuh total'. Hal itu membuat mood Krystall seketika memburuk.

"Kamu kenapa? Kok aku liatin dari tadi cemberut terus?" tanya Kai dengan lembut sambil mengelus tangan Krystall.

"Aku bosan, Kai! Aku pengen pulang terus kita jalan-jalan. Aku pengen nonton film itu loh yang di bioskop lagi hitz judulnya Dilan" jawab Krystall dengan bersemangat.

Kai terkekeh pelan "oke. Tunggu kamu sembuh dulu ya! Nanti kita sewa satu bioskop buat--"

"Ih kai! Sewa bioskop buat apa?! Boros uang tau" potong Krystall dengan kesal.

"Biar kamu aman, Tall. Nanti kalo ada yang mau jahatin kamu gimana? Nanti kalo anak kita kenapa-kenapa gimana?" ujar Kai sambil mengelus perut Krystall.

Krystall memutarkan bola matanya "Kamu berlebihan deh, Kai! Aku itu cuma mau nonton bukan mau main perang-perangan."

"Aku 'kan khawatir, Tall!"

"Aku udah sembuh, sayang! Aku makannya juga banyak kok. Minum obat teratur. Kapan aku pulang?" rengek Krystall membuat Kai menahan tawanya.

 Kapan aku pulang?" rengek Krystall membuat Kai menahan tawanya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Oke. Aku nanti bilang ke dokter ya--"

"Gak mau! Harus SEKARANG!" potong Krystall sambil memanyunkan bibir tipisnya.

"Iya iya. Aku ke ruangan dokter sekarang"

♛♔♛

Tidak hentinya bibir Krystall membentuk lengkungan manis membuat Kai menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Itu pipinya gak cape? Aku liatin kok senyum mulu."

Krystall memeluk lengan Kai dengan erat kemudian menatap Kai dengan lembut "Enggak cape dong. Abisnya aku seneng banget. Baru kali ini kayanya semenjak menikah, kita jalan-jalan ke mall kaya orang pacaran gitu. Hehe"

"Aku usahain kita bakal sering-sering kaya gini. Okey?" Kai tersenyum sambil mengecup kepala Krystall dari samping.

Krystall mengangguk kepalanya sambil menatap perutnya yang sedikit membuncit. Tiba-tiba sebuah ide terlintas di benaknya.

"Kai, aku mau beli baju hamil boleh?" tanya Krystall dengan semangat.

"Bolehlah, sayang. Kamu mau apapun, aku pasti turutin kecuali kamu minta aku ninggalin kamu, itu gak akan aku kabulin" jawaban Kai mampu membuat pipi Krystall rasanya seperti terbakar.

Je Vous AimeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang