Luck

2.2K 268 28
                                        

Kaca jendela pada ruangan itu berderit pelan.

Cuaca diluar seakan membuat jendela itu retak menahan dingin.

Udara mulai berhembus menandakan fase musim dingin telah tiba, Korea Selatan telah bertansformasi menjadi padang es.

Tapi cuaca apapun tak membuat para Pekerja paruh waktu menghentikan kegiatannya. Mereka tetap pada pendiriannya mempertahankan Eksistensi nya dalam bekerja.

Raut lelah terlukis jelas pada wajah mereka, menunjukan beban pekerjaan yang bertumpuk yang telah mereka lalui seharian itu.

Lelaki itu duduk di kursi kayu, menyandarkan punggungnya pada kaca besar dibelakangnya. Dingin mulai menyergap punggung lebarnya, ia memejamkan matanya menikmati setiap sentuhan dingin yang mulai menenangkan pikirannya.

Tanganya ia lipat di depan dada, memegang satu folder berisi lagu yang ia tulis sebagai tuntutan pekerjaannya.

Lingkaran mata yang mulai menghitam menandakan ia kurang tidur untuk waktu yang lama.

Ia mulai merasakan lelah, practice dance, rekaman, pemotretan, pembuatan music video sudah menjadi kegiatannya beberapa hari ini.

Tiba-tiba ketukan pintu terdengar pelan, Taehyung hanya melihat dari sudut matanya.

"Nuguseyo?." Ucapnya sedikit berteriak. (Siapa)

"Jeykey, boleh aku masuk?." Ucap suara di seberang pintu.

Detik selanjutnya, seseorang bersurai hitam masuk, lalu menarik kursi yang ada dihadapannya sebelum Taehyung menjawab pertanyaan lelaki itu.

"Temani aku." Ucap Jungkook setelah duduk dengan senderan kursi berada di depannya.

Taehyung menaikan satu alisnya "kemana? Bukanya manager-nim menyuruh kita untuk beristirahat sebelum kita akan melakukan promosi?."

"Tidak untukku dan untukmu, hyung." Jungkook menarik ujung bibirnya.

Taehyung mengeryit "apa maksudmu? Kita akan pergi?."

"Tepat sekali,kita akan pergi ke pameran photography di insadong." Ucap Jungkook bersemangat.

Taehyung diam, berpikir apakah ia akan merelakan waktu istirahat yang ia dambakan sejak kemarin untuk pameran itu atau tidak.

Jungkook berdecak "ayolah, itu akan menarik perhatianmu."

Taehyung berdiri "beritahu Sejin hyung kita akan pergi, dan ingat, bilang padanya kita tidak akan lama. Kaja!" Ucapnya sambil mengedipkan satu matanya pada Jungkook dan berjalan kearah lemari pakaiannya. (Ayo)

Jungkook tersenyum menang "Sudah kuduga, kau akan tertarik dengan ini. Aku akan menunggu di mobil!." Seru Jungkook setelah menutup pintu kamar Taehyung.

Sekitar lima belas menit setelah itu, mereka sudah berada di dalam mobil Taehyung. Lagu milik BIGBANG-뱅 terputar keras memenuhi isi mobil.

Jungkook mulai mengeluarkan suaranya, diikuti Taehyung yang mencoba menyeimbangkan suaranya dengan suara Jungkook. Maka terjadilah konser kecil didalam mobil itu.

Setelah berjalan sekitar empat puluh lima menit, Mobil berbelok kearah kiri, masuk pada jalan yang dipenuhi toko-toko besar yang berjajar rapi di pinggir trotoar jalan.

Sekitar lima puluh meter didepan mereka, terdapat spanduk besar berisi nama serta foto photographer terkenal yang mengadakan pameran tersebut.

Different | kthTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang