Memilikimu adalah anugerah terbesar bagiku. Hanya satu yang kusesali, kenapa tak dari dulu saja kutemukanmu? Tuhan memang memiliki cara tersendiri untuk memberikan kebahagiaan.
.
.
.
.
.
.
Hey first story nih.....pensaran gak??? baca aja. Agak alay...
Nessa sudah bosan menunggu. Sudah hampir 1jam Ia menanti Fernan.
Kling (anggep aja notif masuk:v)
Nessa pun mencari ponselnya dan melihat notif tersebut.
From : 085xxxxxxxxx Lo dimana? Gue Fernan
Nessa pun memekik senang karena notif tersebut berasal dari pujaan hatinya.
To : Kak Fernan Gue ada di diparkiran
From : Kak Fernan Otw.
Nessapun sedikit merapikan seragam dan rambutnya. Ia tidak mau membuat Fernan envy dengan penampilannya nanti. Walau sebenarnya Nessa adalah cewek yang cantik. Dia itu most wanted, tapi Dianya gak sadar karena terlalu sibuk dengan dunianya ...Fernan. Tak lama Fernan mengahampirinya. Nessa pun di buat tercengang dengan pesona Fernan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(Ps : anggep aja lagi pake seragam)
'Nikmat tuhan mana yang engkau dustakan' batin Nessa.
Pleetaakk.
"argh!". Jerit Nessa karena di jitak gratis oleh Fernan.
"Lo ngapain bengong hah?".
"Eng..gak kak. Guu..e cum..ma li..at i--"
"Eh udah gak usah diterusin lagi. Lo tu kenapa sih perasaan dari data Lo yang di kasih Bu Dian gak nyebutin deh kalo Lo gagap". Ucap Fernan.
"Wow." Ucap cengo Nessa
"Hah maksud Lo?".
"Eh...gakpapa kak. Gue terkesan aja liat Lo ngomong segitu panjangnya". Ucap Nessa polos. Dan Fernan hanya memutar matanya malas.
"Udahlah males Gue nih semua aturan dari Bu Dian selama satu bulan saat Lo Gue bina". Fernan menyodorkan kertas dan meninggalkan Nessa begitu saja. Nessa pun membaca aturan pada kertas tersebut.
Peraturan selama bina sikap:
1. Mematuhi setiap ucapan Fernan selaku pembina 2. Setiap perlanggaran akan terkena sanksi yang ditentukan Fernan 3. Harus datang setiap di beri info oleh Fernan kapan melakukan pembinaan.
Bu Dian.
"What!!!! Itu tandanya Gue selama satu bulan sama Kak Fernan terus. Aaaaah bahagia Gue. Do'a Gue terkabul karena Gue bisa deket dia. Duuh gak sabar Gue." Pekik senang Nessa.
Nessapun bergegas pulang dengan mengendarai mobilnya. Tanpa Ia sadari seseorang melengkungkan senyum sangat tipis.