3

1.7K 256 60
                                        

Mengerti


Yerim menahan jeritannya. Melakukan kontak mata dengan tokoh yang ia yakini Cinderella di duni aneh ini membuat Yerim merasa was-was. Tapi… tunggu. Dia nampak familiar dengan tokoh itu. Wajah dari si Cinderella begitu membekas di pikiran Yerim karena ia nampak mirip dengan seseorang.

“Siapa disana?,” seru suara dari orang yang sedari tadi menatapnya.

Tanpa pikir panjang, Yerim tak mengeluarkan suara toa-nya lagi dan memilih mengambil langkah seribu. Ia harus mencari jalan keluar dari tempat aneh ini. Sungguh!

*

Bugh!

“Adawh!!!! Astaga.. punggungku….,” Jungkook bersusah payah bangun setelah punggungnya lebih dulu menyentuh tanah.

Ia melihat ke sekeliling. “Eyy? Dimana ini? hutan? Kenapa bisa?”

Bugh

“Eomma appaaa!!! Aish.. appo.”

Jungkook menoleh ke suara dibelakangnya. Suara yang tak asing. “Ming? Kenapa kau bisa ada disini?”

Mingyu yang masih sibuk membersihkan debu di ujung celananya segera mendongakkan kepala. “Jungkook? Kau disini? Kita dimana?”

Jungkook menghembuskan nafas kasar. Ia kesal. Kenapa pertanyaan dibalas pertanyaan? Lalu ia harus menjawab apa?

“Ayo pergi dari sini. Kita harus cari jalan keluar,” Jungkook menarik tangan Mingyu.

“Tunggu. Apa kakimu mati rasa? Kita tak memakai apapun, kakiku sakit…”

“Kau manja sekali, ming. Ayo jalan kalau kau tak mau jadi santapan singa.”

Mereka berjalan menuju arah yang tak ditentukan. Jungkook berjalan dengan mantap tanpa alas kaki, dengan kaos putih polos dibalut kemeja yang memang ia kenakan untuk layer pakaiannya serta rip jeans khas anak muda. Sementara dibelakangnya ada Mingyu yang berjalan terseok-seok karena kakinya tak biasa berjalan tanpa alas kaki. Hanya dengan piyama dan kacamata bulatnya.

Jungkook sesekali menoleh untuk memastikan bahwa kakaknya aman. Setidaknya belum dimangsa binatang buas. Suara langkah kaki terdengar. Jungkook menarik Mingyu untuk berlari. Mingyu yang kaget menjadi was-was. Jantungnya berdebar tak karuan. Jungkook semakin menarik Mingyu saat suara langkah kaki itu semakin mendekat dan cepat.

Brugh

“Arrgh!”

“AAww!”

“Hah?!”

“Hah?!”

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
The Magical Book √Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang