BAB 29

3.3K 329 29
                                        

Diharapkan membaca dengan bijak. Ada unsur kekerasan pada bab ini. Terimakasih.

Elliot memasuki apartemen Alexandra dan heran melihat keadaan sepi apartemen tersebut. Dia berkeliling ditiap ruang dan mendapati tempat itu kosong. Dia memasuki kamar tidur dan melihat pintu lemari wanita itu terbuka.

"Alex!!" Elliot mememanggil di ruang kosong itu. Dia berjalan menuju meja kerja Alexandra dan berkerut melihat sebuah undangan terletak di atas meja. Diraihnya benda itu dan dibacanya. Elliot terkejut saat membaca nama yang mengundang Alexandra serta alamat yang tertera. Saat itulah dia mendengar suara nyaring ponselnya persis sebuah sirene. Bergegas dia menarik keluar ponselnya. Itu adalah tanda darurat yang diprogram Elliot pada gelang berbatu merah yang diberinya pada Alexandra.

Jantungnya berdebar ketika dia melihat posisi Alexandra tepat berada di area Garden District dan itu tidak jauh dari rumah Archer. Tanpa menunggu lagi Elliot segera berlari keluar dari apartemen Alexandra.

"Wanita bodoh!! Apa yang kau lakukan di sana!!?" Seperti kesetanan Elliot sudah berada di mobilnya dan siap menjalankan benda itu ketika kembali ponselnya berdering nyaring.

"Paman! Alexandra berada di..."

"Alexandra berada di Garden District dan sekarang aku terpisah darinya. Aku tadi sempat tertangkap oleh anak buah Archer namun salah satu dari mereka sepertinya mengejar Alexandra."

Elliot menghidupkan mobilnya dan mengaktifkan speaker pada ponselnya. Dia melajukan mobilnya di luar batas seharusnya. Dia mendengar bahwa Greg juga sedang mencari Alexandra di sekitar Garden District tapi tidak bisa menemukan Alexandra.

Elliot melihat titik merah di mana Alexandra berada. Dia bisa melihat bahwa perlahan titik merah itu berjalan makin masuk ke dalam sebuah pemukiman. Elliot menginjak gasnya dalam-dalam dan menekan tombol turbo pada mobilnya sehingga mobinya melesat luar biasa cepat membelah jalanan New Orleans malam itu. Sebuah CCTV merekam kecepatan kendaranan yang digunakannya. Namun Elliot tidak perduli. Terdengar suara guntur di langit dan seperti dituang, hujan turun dengan deras bersamaan Elliot sampai pada rute di mana Alexandra berada.

Elliot keluar dari mobil dan berlari menyusuri tiap blok pemukiman sepi itu. Hujan deras membasahi tubuhnya dan menganggu penglihatannya. Sebuah suara teriakan di sebuah blok terdengar lantang mengimbangi suara deras hujan, membawa kaki Elliot berlari ke arah tersebut. Dari ujung dilihatnya sosok Greg yang berada di bawah hujan.

"Aku mendengar teriakan di blok itu." Greg menunjuk dan mereka berlari ke arah asal suara.

"Lepaskan aku, bajingan!!!" Alexandra berontak keras ketika dengan lengannya Norman menarik Alexandra dengan keras. Di antara guyuran hujan,pegangan Norman terasa licin. Dengan nekad Alexandra menggigit keras tangan yang melingkari lehernya.

Norman menjerit kesakitan dan mendorong Alexandra sehingga wanita itu jatuh terjerembab di jalanan. Sambil meringis, Norman berkata kasar. "Tangkap wanita itu!" Dia memerintah tiga pria yang segera mendekati Alexandra yang sedang berusaha bangkit dari jatuhnya. Deras hujan membuat pandangan Alexandra kabur, sambil menyibak rambutnya yang lengket di dahi, Alexandra berusaha bangkit dari jatuhnya. Namun gerakan ketiga pria itu begitu cepat, salah satu dari mereka menarik lengan Alexandra dengan sekali sentakan sehingga tubuh Alexandra terangkat.

Alexandra kembali berteriak, tiba-tiba pria yang menarik lengannya berteriak kesakitan. Sebuah kayu kecil terlihat menghantam pergelangan tangannya dan secara reflek dia melepaskan pegangannya pada lengan Alexandra. Norman melihat kejadian tak terduga itu dan memutar tubuhnya dan dia melihat dua sosok jangkung bergerak cepat kini berdiri tepat di depan Alexandra. Dia mengenali Greg namun tidak mengenal pria yang berdiri di samping pria tua itu

RUNAWAY BRIDE (WESTERN VERSION) (TERBIT) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang