Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Twenty six (Charlie side)

71 8 1
                                        

"Maafkan aku charl,  aku tidak bisa memberimu keturunan.  A-aku.. A-kuu.. "

Aku hanya menghela nafas lelah.

Lelah dengan kelakuan istriku dan lelah dengan permintaan orang tuaku.

"Sudahlah,  aku terlalu lelah untuk membahas ini.  Dan kau masih Setia mengelak dengan segala rahasia yang kau sembunyikan. " dia bergetar hebat dalam tangis nya.

"Aku mohon,  untuk tidak menceraikan aku.  Aku sungguh mencintaimu charlie. " cih.  Aku berdecih pelan.

Mencintaiku?  It's a bullshit!!

"Keputusan ku sudah bulat. Ini sudah tahun ke 2 dan kau masih tidak ingin memiliki anak.  Kau tau?  Orang tuaku selalu menanyakan itu.  Dan kau selalu berkelit dengan beribu alasan.  Aku tau kau memang tidak bisa memiliki anak karena akibat dari masa lalumu yang kelam. " aku melihat nya menegang di tempat setelah mendengar pernyataan ku.

"Bagaimana.. B-bagaimana kau tau? " aku menyunggingkan bibirku.

"Aku tau segalanya yang kau sembunyikan selama ini,  bahkan yang keluargamu tidak tau.  Aku mengetahuinya. " dia terduduk di lantai.

"Segera tanda tangani dan berikan padaku besok pagi. " aku melangkah pergi setelah mengatakan semua itu.

Kembali kerumahku.

"Charlie!!  Kau melamun? " astaga,  aku lupa jika aku sedang bersama para sahabatku.

"Ah iya,  maafkan aku hyung. " lay hyung hanya menggelengkan kepala saja mendengar jawaban ku.

Aku menghela nafas pelan,  besok adalah sidang putusan perceraian ku dan elvira.

"Sepertinya kau sedang banyak pikiran? "

Sam hyung selalu tau apa yang sedang aku alami, aku penasaran apakah dia ini cenayang?

"Sedari tadi kau hanya diam dan melamun,  tidak seperti biasanya. "

Aku hanya diam tidak merespon pertanyaan nya.

.
.
.

"Besok sidang putusan nya kan? " aku mengangguk sebagai jawaban atas pertanyaan yang eomma lontarkan.

Setelah nya aku pergi menuju mobilku yang terparkir di dalam garasi.

Aku merenung,  entah sejak kapan aku selalu merindukan nya.

Merindukan yura,  wanita yang berperan sebagai  sahabatku, dan mungkin telah menempati hatiku beberapa tahun ini tapi aku tidak menyadarinya sampai saat ini aku sangat merindukkan nya,  sampai rasanya hatiku sakit ketika memikirkan apa yang telah aku perbuat padanya beberapa tahun lalu.

Tapi,  sudah beberapa tahun ini dia seolah menghilang di telan bumi.

Dan juga,  lay hyung seolah sedang menutupi sesuatu hal tentang nya.  Karena selama ini ketika kita bertemu tidak ada pembahasan mengenai yura sama sekali.

"Kau kenapa lagi? Bagaimana sidang kalian? " aku menoleh mendengar sam hyung berbicara.

"Entahlah,  besok sidang terakhir.  Aku ingin segera menyelesaikan ini semua. " lelah,  aku terlalu lelah dengan kenyataan ini.

Menikah dengan wanita yang sama sekali  tidak kau cintai itu sulit. 

Ibuku yang pernah bilang bahwa ada  pepatah yang mengatakan,  cinta akan tumbuh karena terbiasa atau karena selalu bersama itu semua hanya omong kosong. 

Only Loving You [CHANYEOL]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang