Lima Bulan lamanya aku tinggal di Negara ini, dan akhir-akhir ini lay oppa tidak menjengukku karena kesibukannya di beberapa perusahaan milik nya.
Yang menjengukku terakhir 2 Bulan yang lalu ya si anak kembar tapi beda itu. Steven dan johny.
Mereka sangat antusias sekali, dan kami berkeliling di kota seoul ini.
Sekarang aku sedang berjalan-jalan di Taman kota daerah gangnam. Karena baek, tae maupun boyoung mereka sibuk dengan aktifitasnya masing-masing.
Apalagi uncle dan aunty lagi pulang ke korea dari seminggu yang lalu, jadi aku tinggal hanya sendiri di apartemen, tapi itu sudah biasa ketika uncle atau aunty pulang.
Aku duduk di bangku Taman yang teduh, memang ini musim dingin tapi masih ada terik matahari.
Sebenarnya aku merindukan baba dan mama, dan mereka juga pasti menyuruhku dan oppa pulang ke Cina. Tapi dengan keadaanku yang seperti sekarang pasti akan membuat baba murka dan membuat keluarga kita malu.
Aku ingin menemui mereka jika bayiku ini sudah lahir dan tumbuh besar, karena aku takut baba akan membuang nya, ya meskipun itu tidak mungkin. Tapi tetap saja aku khawatir karena watak baba yang sangat keras dan tegas itu.
Rasanya aku sudah terlalu lama di Taman ini, lebih baik aku pulang dan memasak untuk makan siang. Ah iya dan seperti nya aku melupakan sesuatu kita harus pergi berbelanja dulu karena persediaan makanan dikulkas sudah habis.
Suasana di supermarket ini sedikit ramai dari biasanya, apa karena hari ini, hari libur? Ah, entahlah aku tidak tahu.
Setelah berkeliling mencari bahan-bahan yang ku butuhkan, dan sudah lengkap aku melangkah kearah kasir, sepertinya mengantri.
Bruuukk...
Entah aku mendorong nya terlalu kencang apa memang orang yang di depanku mundur dengan tidak melihat sekitar aku tidak tahu, yang pasti trolly yang kubawa menabrak kaki nya lumayan keras.
"Awwhh.. " rintihannya terdengar sakit.
"Aahh, maafkan aku.. Aku benar-benar tidak sengaja. " aku menghampiri pria itu dan membungkuk meminta maaf karena keteledoranku.
"Tidak apa-apa, lagian memang aku yang salah karena tidak melihat kebelakang. " aku menghela nafas syukur dan mengangkat kepalaku.
"Aahh begituu, sekali lagi maafkan a... " ucapanku menggantung karena aku terkejut ketika melihat siapa dengan pria yang aku tabrak ini.
"Jackson? " ya dia teman kecilku sewaktu di Cina. Tapi aku ragu dia masih mengingatku.
Karena yang aku lihat dia hanya mengernyitkan dahi bingung.
"Aahh maafkan aku, pasti aku salah orang. Aku kira kau temanku dari Cina. Sekali lagi maafkan aku. " aku malu, karena memang mungkin dia bukan jackson yang aku kenal hanya saja wajah nya yang terlihat mirip.
"Tidak... Bukan seperti itu, apa kau Yue jie? Zhang Yue Jie? " tanya nya padaku yanh membuatku sedikit terkejut. Berarti benar dia jackson teman kecilku.
"Iya, ini aku yue jie, jack. " aku tersenyum.
"Astaga, maafkan aku. Bukannya melupakan mu hanya saja kau terlihat berbeda. " ucapnya seraya memelukku, dan akupun balas memeluk nya.
"Hehe beginilah aku sekarang, ah iya. Kau sedang apa disini? " aku bertanya setelah melepaskan pelukan kita.
"Aku sedang belanja keperluan bulanan ku, kau juga? " aku hanya mengangguk mengiyakan.
"Mau makan bersama? Aku yang teraktir. " ajaknya dan aku hanya mengiyakan saja karena aku juga merindukannya sudah lama sekali kami tidak bertemu.
Setelah kita membayar di kasir, jackson mengajakku ke cafe yang dekat dengan supermarket.
Setelah memesan kami berbincang ringan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Only Loving You [CHANYEOL]
Random"Jatuh Cinta pada sahabat sendiri itu memang sedikit menyenangkan, tapi sayang. Cintaku bertepuk sebelah tangan sebelum aku bisa mengatakannya. " -Yura Zhang "Apa aku terlambat menyadarinya? aku menyadari perasaanku setelah kau pergi dan menghila...
![Only Loving You [CHANYEOL]](https://img.wattpad.com/cover/132737099-64-k688285.jpg)