🔞WARNING🔞
Chapter ini mengandung unsur dewasa yang berbeda dari chapter-chapter sebelumnya. Jadi harap pembaca bersikap bijak. Dan sebaiknya yang di bawah 18 tahun untuk menjauh.
Budayakan vote sebelum membaca. Terimakasih😊
>>>>>>>
Canda tawa terdengar di markas Shinsengumi, meramaikan suasana malam hari. Seolah tidak kenal lelah dengan kegiatan mereka tadi siang di pantai, mereka melanjutkan acara bersenang-senang mereka dengan barbekyue sekaligus menyalakan kembang api. Musim panas yang tinggal sebentar lagi membuat mereka memutuskan untuk membakar banyak kembang api di halaman markas.
"Ayo...lanjutkan pestanya," celoteh Hijikata bersemangat, bertingkah di luar karakternya karena kondisinya yang sudah setengah mabuk.
"Toshi....jangan banyak minum," tegur Kondo berusaha merebut botol bir yang di bawa Hijikata. "Sebaiknya kau makan daging saja. Lihat, Yamazaki baru saja memanggang."
"Kondo-san...aku ingin bir lagi."
Kondo memasang tampang sweatdrop melihat Hijikata yang menggerak-gerakkan kakinya dengan tampang cemberut, bertingkah seperti anak kecil.
"Hehe...menarik juga ekspresinya." Sougo tersenyum licik melihat tingkah Hijikata saat ini. Kesempatan yang tidak boleh di sia-siakan, ia mengambil ponselnya dan merekam Hijikata.
"Sougo..." tegur Kondo.
Tapi Sougo tak peduli, mengabadikan hal-hal memalukan menyangkut Hijikata adalah hobinya. Ia bisa memperalat wakil komandannya menggunakan rekaman yang di dapatkannya.
"Kau jangan banyak minum," peringat Kondo.
"Tenang saja Kondo-san, aku tidak akan lepas kendali sampai mabuk berat."
"Hoy...Hijikata-kun. Ayo kita tanding minum lagi."
Sougo dan Kondo menoleh, dan mereka mendapati sosok Sakata Gintoki berjalan menghampiri Hijikata dengan wajah memerah dan langkah yang tampak sempoyongan. Bos Yorozuya itu sudah mabuk berat, sama seperti wakil komandan iblis Shinsengumi.
"Danna...sebaiknya kau berhenti minum, kau sudah mabuk berat," tegur Sougo.
"Eh...nani Okita-kun aku belum mabuk." Gintoki tertawa, seolah apa yang baru saja dikatakannnya itu sebuah lelucon.
"Seharusnya kau yang berhenti minum, Sougo." imbuh Hijikata sambil saling menuangkan bir bersama Gintoki.
"Cih...aku bahkan belum minum sedikitpun."
Sougo menghela nafas melihat Gintoki dan Hijikata mengabaikannya, mereka tampak asyik berlomba minum bir. Ajaib memang melihat dua orang itu bisa akrab, mengingat mereka biasanya bertengkar. Bir bisa menyatukan mereka.
"Kondo-san,dimana yang lainnya?"
"Maksudmu para yorozuya?"
Sougo mengangguk sebagai jawaban. "Shinpachi tadi mengantar pulang Otae-chan yang sudah kelelahan, tapi ia nanti kembali lagi karena ia sudah melihat bosnya mabuk." jelas Kondo.
'Tumben Kondo-san tidak ikut pergi. Biasanya dia selalu bertindak sebagai stalker,' batin Sougo.
Manik merah kecokelatannya lalu melihat ke para bawahannya yang asyik membuat barbekyue. Di sana terlihat Kagura yang ikut bergabung, memakan banyak daging dengan lahap.
Sougo tersenyum tipis melihat Kagura yang makan dengan rakus. Padahal saat di pantai tadi gadis itu sudah makan banyak, membuat uang di dompetnya hampir saja habis.
KAMU SEDANG MEMBACA
Lie (Completed)
FanfictionRated T+/M Okikagu sweet and sexy romance Sebuah perjanjian dan kesalahpahaman terjadi membuat mereka memutuskan untuk menjalani hubungan palsu. PERINGATAN : Chapter yang mengandung adegan lemon akan saya beri peringatan. Jadi harap yang di bawah u...
