22. Pertengkaran di Pantai

4.6K 244 21
                                        

Budayakan vote sebelum membaca. Happy reading😊

>>>>>>

"Woah...akhirnya kita sampai juga." Kagura berteriak dengan penuh semangat saat rombongannya sudah sampai di pantai. Seakan melupakan kegugupannya di mobil akibat ulah Sougo tadi, Kagura kini sudah melompat-lompat di atas pasir putih pantai.

Sougo yang melihat tingkah kekanakkan Kagura hanya dapat tersenyum tipis. Ia menghampiri gadis itu yang masih asyik memperhatikan sekitar.

"Kau mau langsung bergabung dengan mereka?" tanya Sougo menunjuk kearah para anggota Shinsengumi yang sudah memilih tempat strategis. "Tenang...aku sudah menyuruh mereka menyisakan tempat untuk kalian."

Kagura mengangguk-angguk pelan, ia meneguk ludahnya melihat es kelapa muda atau es serut yang tengah di nikmati oleh para anggota Shinsengumi. Ia ingin makan es sebanyak mungkin, kesempatan gratis tidak boleh di sia-siakan.

"Kagura-chan, kita berganti pakaian dulu," teriakan Otae menyadarkan Kagura, gadis itu menoleh melihat Otae yang membawa ranselnya yang berisi pakaian renang.

"Ah baiklah anego. Sadis aku pergi dulu."

"Okey..aku tidak sabar melihat debut pakaian renangmu yang pertama bagiku," ucap Sougo dengan seringai jahilnya.

"Cih dasar mesum." Kagura buru-buru melengos pergi meninggalkan Sougo, tidak mau menunjukkam wajah malunya di hadapan pemuda itu. Ia lalu berlari-lari kecil menghampiri Otae.

Kedua gadis itu lalu pergi keruang ganti khusus wanita yang di sediakan pihak pantai. Saat berada di ruangan itu, Kagura mengeluarkan pakaian renangnya dengan perasaan minder. Melihat beberapa gadis yang tampak sebaya dengannya yang tengah berganti pakaian renang membuat Kagura merasa tak nyaman, mereka semua tampak cantik dengan proporsi tubuh yang menggoda.

Kagura menghela nafas, duduk di kursi yang tersedia dalam ruangan itu, mengambil sebotol sunblock dari dalam tasnya. Itu bukan sunblock sembarangan, sunblock yang di bawa Kagura di khususkan untuk konsumen yang tidak kuat dengan sinar matahari, termasuk klan Yato. Kagura tidak perlu khawatir dengan sinar matahari kalau memakai sunblock itu. Sebenarnya Kagura lebih suka memakai payung seperti biasanya, melumurkan lotion atau benda sejenisnya di tubuhnya membuatnya yang tidak terbiasa merasa risih dan lengket. Berhubung ia tidak bisa terus membawa payung di pantai, Kagura dengan terpaksa memakai sunblock -nya.

"Are...Kagura-chan, kau belum berganti pakaian?" heran Otae melihat Kagura yang hanya duduk diam di kursi setelah memakai sunblock.

"Anego...aku tidak usah berganti baju saja," ucap Kagura sambil menekuk lututnya keatas dan memeluknya.

Otae mengerutkan keningnya. "Kenapa? Dengan memakai sunblock itu kau tidak perlu khawatir lagi dengan sinar matahari bukan?"

Otae mengambil tas Kagura, membukanya dan mengeluarkan bikini berwarna biru dengan motif menarik. Bikini itu baru saja di beli kemarin, ia dan Kagura kemarin berbelanja di department store.

"Lihat...bukankah bikini ini cantik sekali? Kau akan terlihat makin manis saat mengenakannya Kagura-chan," bujuk Otae.

Kagura menggembungkan pipinya, ia melirik sejenak ke sekolompok gadis sexy yang sudah berganti pakaian itu. Ah...sejak kapan ia seperti ini? Selalu menilai bentuk tubuhnya, membandingkan dirinya dengan gadis-gadis yang memiliki dada besar dan pantat berisi.

Ia mendengus pelan, bisikan Sougo yang ingin melihatnya mengenakan bikini terngiang di telinganya. Kagura lalu mengambil bikininya melompat turun dari kursi.

Lie (Completed)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang