AN OLD FRIEND

130 1 0
                                        

            

"Zayn apa kabar bro!" Harry tersenyum lebar pada Zayn.

Dan Zayn dengan senyuman kecilnya, menjawab "Fine dude, where have you been?"

"Aku baru tiba dari London oh Zayn, kau tampak luar biasa."

"Yeah thanks u too," Zayn dengan santainya mengangguk pada Harry dan tangannya menggeliat kecil dipinggulku, ia merangkul pinggulku which can makes Harry see that.

"Is this.." Ia tampak begitu kaget.

"I can explain it all, ayo kita ke ruang VIP." Zayn mengajaknya keruang VIP dimana semua orang minum dengan private .

"Alright," Dia mengikuti kami berdua dari belakang.

Dan karena kesempitan, Zayn berjalan dibelakangku, sembari tak hentinya memelukku dan menciumi rambutku, aku takut Harry sama sekali tidak mengerti apa yg dilihatnya sekarang. Ia pasti tahu bahwa Zayn sudah menikah, karena tampaknya ia adalah teman Zayn,

"Whos that babe?" Tanyaku.

"Old friend." Jawab Zayn santai diperjalanan menuju private room.

Lalu akhirnya kami masuk ke dalam private room, "Zayn aku ke toilet dulu."

"Oke," Ia mengangguk sambil melihatku keluar ruangan dan disitulah Harry masuk, dia masih tidak percaya.

Zayn's POV

"Wow, itu tadi siapa?" Tanya Harry langsung pada intinya,

"Uhmm.." Aku coba mencari alas an yg tept, "What you call it when you have a wife but then you meet another girl that more attractive than your wife and you fall in love with her and even chose her way too much." Ujarku padanya.

Harry tertegun, meminum vodka yg ia pesan, "Wow Zayn you are so dangerous. Kemana Gigi?"

"Dirumah." Aku tersenyum kecil.

"Aku ingin sekali menyentuhnya tadi itu, tapi kau datang dan mengejutkanku dengan merangkul pinggulnya," Harry terkekeh sendiri.

"Yeah untungnya kan? Aku sudah melihatmu dari jauh sebenarnya, dan tentu saja tidak akan kubiarkan wanita itu disentuh orang lain."

"Oke, jangan bilang itu asistenmu sendiri dikantor?"

"She is bro.." Dengan santai kujawabnya dan meminum vodkaku sendiri.

"Damn! Hahaha, apakah yg lain tahu?"

"Kau, dan Louis." Ujarku.

"Hebat, tenang saja aku akan tutup mulut!"

"Yeha thanks dude, kau akan mengerti jika kau diposisiku, Gigi sudah diluar kendali, seminggu sebelum aku benar-benar membuat Angelina jatuh padaku, aku sempat bertengkar pada Gigi, 3 hari berturut turut. Dia sepertinya selingkuh juga dengan orang lain, aku melihat isi pesannya dgn seseorang bernama Cody. Fuck right?" Aku menjelaskan.

"Astaga dia sudah wild juga, pantas saja kau memilih Angelina. Kau mencintainya?"

"I do."

"FUCK????" Ia kaget mendengarku mengiyakannya.

"Jujur saja Harry, aku mencintai Angelina bukan karena aku ingin balas dendam pada Gigi, melainkan, aku benar-benar jatuh cinta padanya. Dia membuatku terpesona dengan setiap tingkah lakunya." Ujarku.

"Yeah kau benar, aku saja yg baru pertama kali bertemu dengannya sudah klepek klepek apalagi kau yg sudah.. berapa lama?"

"2 minggu."

"2 Minggu? Baru 2 minggu Zayn dan kau sudah mencintainya?"

Aku mengangguk kecil.

"Don't tell me If you have fucked her."

Mistress // z.m [COMPLETED]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang