2Yeon Fanfiction
Bercerita tentang rumah tangga seorang pria kaya raya yang menikah dengan wanita yang sangat sederhana.
Mampukah rumah tangga mereka berjalan lancar saat sang pria masih dibayang-bayangi oleh cinta pertamanya?
Setelah selesai meeting, Jeongyeon mengikuti saran Jihyo untuk langsung pulang dan menemui Nayeon. Meeting kali ini sukses besar, walaupun sebenarnya di awal sempat hampir batal. Kalau bukan karena Nayeon yang datang membawakan berkas penting untuk meeting tersebut, mungkin Jeongyeon sudah gagal besar dalam proyek kali ini.
Jeongyeon mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang. Pikirannya sedang kacau. Ia tidak berani mengemudi dengan kecepatan tinggi karena akan berbahaya bagi keselamatannya.
Di tengah perjalanan, Jeongyeon menepikan mobilnya di sebuah taman dekat apartemennya. Ia menepi untuk membeli sebuket bunga yang akan ia berikan sebagai permohonan maafnya pada Nayeon nanti.
Saat ingin kembali memasuki mobilnya untuk pulang, mata Jeongyeon menangkap sosok yang tidak asing lagi baginya.
Nayeon.
"Nayeon? Untuk apa dia di taman dan memakai kostum seperti itu?" Jeongyeon bertanya-tanya dalam hatinya. Ia langsung masuk ke dalam mobilnya agar Nayeon tidak melihatnya. Ia mengamati kegiatan Nayeon di taman dari dalam mobil.
Jeongyeon masih tidak menyangka dengan apa yang dilihatnya saat ini. Nayeon yang menggunakan kostum kelinci saat ini sedang membantu seorang ahjumma yang berjualan balon di taman. Nayeon dengan senyum manisnya menyapa anak-anak kecil di sana dan sesekali ikut bermain bersama mereka. Hati Jeongyeon tiba-tiba menghangat melihatnya.
Jeongyeon terus mengawasi Nayeon dari dalam mobil. Ia menunggu saat yang tepat untuk menghampiri Nayeon.
Sampai sore hari, Nayeon masih setia di sana karena anak-anak kecil semakin banyak yang datang ke taman. Saat langit sudah gelap, barulah taman mulai sepi. Sekarang, Nayeon sedang duduk seorang diri di bangku taman. Ia menundukkan wajahnya. Namun, raut kesedihan tidak dapat ia tutupi. Jeongyeon langsung bergegas menghampiri Nayeon.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jeongyeon berhenti tepat di depan Nayeon. Namun, Nayeon yang sedang menunduk hanya diam dan tidak menghiraukan seseorang yang berdiri di depannya. Ia tau bahwa itu adalah Jeongyeon. Terlihat dari sepatu yang dikenakan orang tersebut.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Nayeon akhirnya mendongak saat di depan wajahnya terlihat sebuah buket bunga yang sangat cantik. Ia akhirnya mendongak ke atas menatap wajah Jeongyeon.