"Nayeon, apa kau sudah siap?" teriak Jeongyeon dari luar kamar.
"Sudah." Nayeon keluar kamar dengan sebuah senyuman ceria. Ia langsung menggandeng tangan Jeongyeon dan menariknya keluar.
"Sudah sangat tidak sabar, ya?" Jeongyeon mengelus perut Nayeon lembut sambil tertawa kecil melihat Nayeon yang sangat bersemangat.
"Iya, anak kita sudah tidak sabar." jawab Nayeon sambil terus menarik Jeongyeon menuju parkiran.
Jeongyeon membukakan pintu mobil untuk Nayeon dan memakaikannya sabuk pengaman.
"Terima kasih, Jeongyeon."
"Sama-sama." Jeongyeon mengecup pipi Nayeon sekilas sebelum akhirnya melajukan mobilnya.
°°°
"Jeongyeon, aku ingin ke toilet sebentar, ya. Pesankan saja rasa favoritku."
"Ah, baiklah."
Nayeon meninggalkan Jeongyeon yang sedang sibuk melihat menu. Ia segera memasuki toilet dan langsung mengeluarkan handphone dari sakunya.
To: Chaeyoung
Jalankan misi sekarang!
°°°
"Hyung!" Jeongyeon yang sibuk melihat menu menjadi menoleh saat mendengar suara yang tidak asing memangilnya.
"C-chaeyoung?!" Jeongyeon terkejut saat melihat Chaeyoung dan Mina memasuki toko es krim dan menghampirinya.
Ya, ini adalah toko es krim dimana Nayeon dan Chaeyoung memergoki Jeongyeon dan Mina saat itu makan bersama.
"Aku tidak menyangka kita bisa bertemu disini, Hyung. Apa kau sendiri kesini?" tanya Chaeyoung dengan ramah. Sedangkan Mina, ia hanya diam di samping Chaeyoung.
"Ah, a-aku bersama Nayeon. Dia sedang ke toilet." jawab Jeongyeon sambil matanya melirik ke arah Mina.
"Benarkah?! Wah, aku belum berkenalan dengan isterimu secara langsung, Hyung. Kalau begitu, boleh kami bergabung di sini?"
"Ah, t-tentu s-saja." Jeongyeon tentunya khawatir dengan keadaan saat ini. Karena menurutnya, ini adalah pertama kalinya Nayeon akan bertemu dengan Mina. Dan entah kenapa ia merasa takut.
"Terima kasih, Hyung," Chaeyoung menarik kursi untuk Mina duduki. "Silahkan, Sayang." ucap Chaeyoung dengan menekankan kata 'sayang' di dalamnya. Jeongyeon yang mendengar itu hanya menghela napas malas.
"Jeongyeon, maaf aku lama. Hey, siapa ini?" ucap Nayeon saat ia kembali dari toilet. Ia memulai aktingnya dengan berpura-pura tidak kenal Chaeyoung dan berusaha ramah di depan mereka.
"I-ini Chaeyoung dan Mina. Chaeyoung, Mina, ini Nayeon, isteriku." Jeongyeon mengenalkan Nayeon kepada Chaeyoung dan Mina.
Chaeyoung dan Mina bangkit dari duduknya dan berkenalan dengan sopan kepada Nayeon.
"Kami sedang berkencan. Dan aku tidak menyangka menemui Jeongyeon Hyung di sini. Jadi, sekalian saja kami bergabung di sini juga untuk berkenalan denganmu, Noona. Kau tidak keberatan, kan, jika kencan kita bersama? Anggap saja ini double date." ucap Chaeyoung pada Nayeon. Akting mereka benar-benar terlihat natural.
"Oh, tentu saja, Chaeyoung. Justru suasana akan semakin seru jika kita bersama. Benar, kan, Jeongyeon?" Nayeon sengaja memeluk lengan Jeongyeon dan bersikap manis di depan Jeongyeon.
"Ah, i-iya." jawab Jeongyeon dengan grogi sambil melirik Mina. Sedangkan Mina, ia hanya diam sambil melirik pelukan tangan Nayeon di lengan Jeongyeon.
KAMU SEDANG MEMBACA
Married Life [✓]
Fiksi Penggemar2Yeon Fanfiction Bercerita tentang rumah tangga seorang pria kaya raya yang menikah dengan wanita yang sangat sederhana. Mampukah rumah tangga mereka berjalan lancar saat sang pria masih dibayang-bayangi oleh cinta pertamanya?
![Married Life [✓]](https://img.wattpad.com/cover/151025610-64-k264156.jpg)