Jangan Sedih

31 5 1
                                    

Aku tak tau siapa kamu
Tapi melihat bagaimana hidupmu
Aku sangat ingin merengkuhmu
Membawamu melewati banyak aksara baru
Melewati ruang dan waktu
Menuju tempat dimana engaku bisa bebas mengepakkan sayapmu

Kau terpuruk?
Aku tak tau bentuk dari rasa terpurukmu

Sakit? Itu sudah tentu
Tapi bukankah terpuruk juga fase dalam hidup?
Iya kan?
Iya.
Jawab saja begitu.

Terpuruk karena cinta? Karena kegagalan usaha? Atau yang lainnya?

Ku harap kau tak terlalu lama ada di kubangan itu
Karena roda hidupmu masih terus berputar

Jadi, jangan kaget dengan keadaanmu yang tiba-tiba di bawah
Jadikan keadaanmu sebagai acuan hidupmu
Untuk terus mengayuh roda hidupmu
Agar bisa sampai di atas dan menikmati rasanya di atas

Tapi ingatlah, jika sudah di atas
Jangan sekali-kali kau menyombongkan diri dengan yang ada di bawah
Tapi rengkuh mereka yang pernah ada di posisimu
Karena kau pun sampai ke atas pun dengan rengkuhan orang terdekatmu

Teruntuk kamu yang masih jatuh di kubangan rasa terpuruk

Jangan murka dengan dirimu
Jangan salahkan dirimu
Jangan merendahkan dirimu
Jangan menundukkan kepalamu
Jangan jadi orang yang tak mampu

Karena sejatinya, Dia takkan memberikanmu cobaan lebih dari kemampuanmu
Ini hanya fase kecil yang perlu kau lewati
Fase menuju hidup yang sebenarnya

Jadi, tetaplah tersenyum dan tertawa
Angkat kepalamu dan pandanglah sekitar
Banyak yang jauh lebih sengsara darimu
Jadilah orang yang tak pernah berhenti ceria
Meski kau berulang kali terluka
Niscaya hidupmu akan di liputi bahagia

Sumpiuh, 14 juli 2018

PoetryTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang