Dulu ketika aku belum mengenalmu
Ketika aku masih buta dengan perasaanku
Ketika kamu belum hadir dalam hidupku
Malam-malamku masih berhias kesunyian
Gelap pekat menyelimutiku
Tanpa cahaya
Tanpa suara
Kedap
Hening
Tak bertuan
Tak berasa
Namun ketika kamu hadir
Malamku menemukan setitik cahaya terang
Sunyiku menemukan sebuah suara lain lebih dari sekedar hembus nafas yang teratur
Namun ketika kamu hadir
Malamku bercahaya
Kerlip bintang mulai timbul di langit
Bulan pun dengan semangat menemaniku
Menyinariku dengan cahaya minimnya
Hembus angin tak lagi sedingin dulu
Sebuah kehangatan mulai menyelimuti malamku
Ketika kamu hadir
Mataku yang terbiasa terpejam sebelum tengah malam
Kini terbuka sampai sepertiga malam
Menatap penuh rasa penasaran pada layar persegi panjang
Menanti sebuah pesan
Pesan darimu yang entah siapa dan dimana
Namun mampu menjungkir balikkan hatiku
Ketika kamu hadir
Sebagian malamku seolah jadi siang
Terang benderang dan panas
Pikiranku mulai kacau
Kau masuk dan menelisik setiap sudut pikiranku
Mengeluarkan semua memori-memoriku
Mengacaknya dan membuangnya
Menggantinya dengan sebuah memori yang penuh
Penuh akan segala hal tentangmu
Ini gila!
Aku tak pernah jatuh hati secepat ini!
Tapi denganmu,
Tak perlu waktu bertahun-tahun lamanya
Karena lewat barisan katamu
Semua cerita tentangmu seolah dapat kurasakan dengan jelas
Aku semakin gila!
Kala kamu menyatakan rasa itu
Rasa yang ternyata juga hadir dalam hatiku
Ah, sialan!
Aku menerimamu!
Kita bersama dengan sebuah komitmen yang terdengar amat tak bermutu
Kita bersama dengan sebuah rasa yang resmi terikat
Kita bersama dengan segenggam hati yang saling mempercayai
Apa ini?
Kenapa hadirmu terasa seperti oase
Di tengah padang pasir yang gersang dan tandus
Mengajakku untuk duduk dan berhenti sejenak
Mengistirahatkan tubuh lelahku
Kemudian menikmati segarnya dirimu
Aku,
Aku tak mengerti
Kenapa hatiku dengan mudahnya terbuka?
Menerima hadirmu tanpa ragu
Menerima rasamu tanpa banyak ingin tau
Menerima segala hal tentangmu
Ah, entahlah!
Yang aku tau..
Aku kini takkan melewati malamku sendirian
Karena ada kamu
Yang nun jauh disana
Menemaniku lewat baris demi barisan kata
Sumpiuh, 25 Juni 2018
KAMU SEDANG MEMBACA
Poetry
PoesiaBaca aja dulu, kali aja suka. Kasih bintang biar gelap rada terang. Hai sayang♡ Kapan pulang? 10 Jun - 3 August 2018
