Teruntuk hati dengan rasa yang tak bertuan
Semoga engkau tak berpindah haluan
Hanya karena perbedaan jalan pikiran
Semoga tidak ada perpisahan karena bentang jarak yang menyesakkanJenuh melanda, kicau dari seorang teman membuat ragu menyelinap dan menggoyah pertahanan
Percik-percik api canda membakar dinding hati
Meninggalkan luka bakar hanya karena cemburu buta
Keruh rasa rindu membuat segala hal seolah makin memilu
Terlebih jika tiada temu, terima saja nasibmuKulum senyum dalam ruang cakap penuh bait-bait kalimat biasa
Rona merah tanpa make up dalam ruang gelak
Tawa tanpa suara
Hati makin menghangat dalam setiap jengkal cakap sederhanaApa yang perlu di ragukan?
Tidak ada
Cukup rapalkan doa dalam hati
Semoga ia senantiasa dalam dekapan aman-Nya
Meski tak ada dalam jangkauan tanganDekap ia lewat doa sepertiga malam
Kuatkan ia meski tak pernah tau bagaimana cerita hidupnya
Temani ia meski dirinya enggan bercerita
Tersenyum dan tatap matanya
Kau akan temukan jutaan rasa kacau yang meremukkan jiwaKelak, lewat jarak yang menyesatkan jiwa
Kau akan temukan sensasi bahagia lewat temu tanpa sengaja
Lewat jarak yang meremukkan hati
Kau akan temukan obat dari segala patah hati
Lewat jarak yang perlahan mengambil kewarasaan
Kau akan temukan alasan mengapa engkau masih bertahanKarena jarak, bukan masalah
Jarak adalah bentuk dari bahagia tiada tara
Karena rasa-rasa berkecamuk dalam dada meluap dalam satu ruang rindu
Yang di panggil temuSumpiuh, 21 Juli 2018

KAMU SEDANG MEMBACA
Poetry
PoetryBaca aja dulu, kali aja suka. Kasih bintang biar gelap rada terang. Hai sayang♡ Kapan pulang? 10 Jun - 3 August 2018