Saat ini V sedang menatap keheranan kondisi kamar Jisoo yang dipenuhi oleh banyak buku. Ada banyak buku yang berceceran diatas kasur, diatas meja, dan tak lupa juga banyak buku yang tertata rapih diatas lemari.
"Jisoo apakah kau sangat suka membaca?" Tanya V dengan keheranan.
"Sebenarnya aku sangat benci membaca, tetapi karena rasa penasaranku yang kuat... maka aku terus membaca!" Jawab Jisoo sembari mengambil sebuah buku yang terjatuh dari atas lemari.
"Penasaran?" V mengerutkan keningnya.
"Iya aku sangat penasaran tentang hidup abadi dan vampire!" Jisoo menunjukan sebuah buku yang berjudul All About Vampire, dan hal itu langsung membuat V tercekat.
"Vampiree?? Kkau ssuka membaca buku ttentang vvampiree?" Tanya V gelagapan.
"Iya, hanya buku tentang vampire yang aku baca! Semua buku dikamarku ini hanyalah tentang vampire!"
"Apakah kau terobsesi dengan vvampire?" V menatap Jisoo penasaran.
"Mungkin bisa dibilang begitu!
..emm karena aku sering membaca buku tentang vampire maka sampai sekarang aku sudah tahu ciri-ciri vampire, cara hidup vampire, cara mengalahkan vampire, dann cara menjadi vampire!" tutur Jisoo sembari tersenyum bangga.
"Mengapa kau begitu terobsesi dengan vampire??" Tanya V keheranan.
"Karena...
...aku ingin menjadi vampire!" Jawab Jisoo yang langsung membuat V sangat terkejut.
V menatap Jisoo tidak percaya. Ketika orang-orang diluar sana sangat menghindari yang namanya vampire dan sangat tidak ingin menjadi vampire, gadis dihadapannya ini malah ingin menjadi vampire?? Sungguh gadis yang sangat unik.
"Kau tidak perlu menatapku seperti itu V, aku ingin menjadi vampire karena demi kakakku!" tutur Jisoo sembari menepuk bahu V.
"Apa hubungannya dengan kakakmu?" Tanya V.
"Hhhhh.... begini ceritanya.. " Jisoo menarik nafasnya pelan. "Kau tahu Rose sahabatku kan? dia adalah seorang cenayang dan dia pernah kemari menjenguk kakakku!"
"Lalu?" V mengerutkan keningnya.
"Saat dia menjenguk kakakku dia berkata bahwa setelah kakakku sadar nanti, kakakku akan hidup abadi.
Aku langsung mempercayainya, tetapi... aku tidak tahu kapan kakakku akan sadar, dan aku juga tidak tahu sampai kapan aku akan terus hidup...
...maka dari itu aku ingin menjadi vampire agar aku dapat hidup abadi dan aku bisa terus menemani kakakku sampai dia sadar nanti, kupikir itu cara terbaik!" Tutur Jisoo.
V menatap Jisoo prihatin. Ternyata begitu besar rasa sayang Jisoo terhadap kakaknya sampai ia rela melakukan hal aneh seperti itu.
"Kenapa harus vampire? Meskipun vampire hidup abadi, tetapi hidup menjadi vampire itu tidak semudah yang kau pikirkan Jisoo!" V menatap lekat gadis dihadapannya itu.
"Kenapa kau bilang begitu? Memangnya kau pernah menjadi vampire?" Jisoo mengerutkan keningnya.
"Sial aku salah bicara!" -V
"Oh iya... aku sampai lupa bahwa tujuanku kemari adalah menjenguk kakakmu, emm bagimana jika aku melihat kakakmu sekarang?" V mencoba mengalihkan pembicaraan.
"emm baiklah.. ayo aku antarkan ke kamarnya!"
.
.
.
.
.
.
.
.
V telah berada di kamar kakak Jisoo sekarang, ia menatap kakak Jisoo yang sedang terbaring diatas kasur itu prihatin. Ternyata kakak Jisoo sangatlah tampan, bahkan dia terlihat seperti hanyalah tertidur bukan koma.
KAMU SEDANG MEMBACA
Vampire Family [Completed]
Vampirosthe biggest crime will lose against family power.
![Vampire Family [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/144514035-64-k161592.jpg)