"Katakan jika semua ini hanya lelucon, Chanyeol."
Park Chanyeol menatap datar wanita di hadapannya, tanpa berniat untuk merebut pisau yang tengah digenggam wanita itu dengan erat. Tak ada air mata yang membasahi wajahnya, walau Chanyeol tau dengan jelas jika wanita itu merasa sangat tertohok dengan segala ucapan Chanyeol.
"Seol, aku tidak bisa melanjutkan semua ini," ujar Chanyeol pelan.
Seolhyun membalas dengan cepat. "Bukan tidak bisa, tapi kau tidak ingin melanjutkan hubungan kita."
Chanyeol mengangguk setuju. Well, apa yang dikatakan Seolhyun memang benar. Chanyeol sama sekali tidak ingin melanjutkan hubungannya bersama Seolhyun. Dibandingkan dengan menjalin hubungan terlarang, Chanyeol lebih ingin hidup bahagia bersama Irene dan anak yang saat ini sedang dikandung istrinya.
"Aku akan tetap mengakhiri semua ini, dengan atau tanpa persetujuanmu." Chanyeol berujar tegas.
"You said you'll never leave me, Yeol."
Pria itu menghela napasnya frustasi, kesal melihat Seolhyun yang begitu keras kepala. "Irene is pregnant, Seol. My wife is pregnant, aku tidak mungkin meninggalkan dia. Yang saat ini aku perjuangkan bukan hanya Irene, tapi juga anakku yang ada di dalam kandungannya," ucap Chanyeol pada Seolhyun.
Seolhyun menunduk, berusaha mencari argumen yang paling masuk akal untuk membalas ucapan Park Chanyeol. Ayolah, Seolhyun sudah mengantisipasi hal ini. Ia bahkan sudah menyiapkan berbagai kalimat yang akan membuat Chanyeol lemah jika pria itu berani mengakhiri hubungan mereka. But damn, kalimat-kalimat itu seolah musnah dari pikiran Kim Seolhyun. Detik pertama Seolhyun melihat Chanyeol datang dengan mata sembab dan penampilan yang berantakan, di detik itu pula beribu kalimat toxic yang telah ia siapkan untuk Chanyeol langsung menguap begitu saja.
Wanita itu mendongak, mengukir senyuman miring. "Mungkin saja dia bukan anakmu," ujar Seolhyun yang lantas membuat Chanyeol menatap tajam ke arahnya. "Do you think i'm stupid? Kau pikir aku tidak tau jika Bae Irene adalah kekasih Oh Sehun?"
"Hentikan, Seol."
"Kau yang harus berhenti! Wanita brengsek itu ...," Seolhyun mengepalkan kedua tangannya. "...Harusnya dia merasa cukup setelah mengambil Oh Sehun dari Presdir Oh. Sekarang, dia juga ingin merebutmu dariku?!"
Park Chanyeol tersentak, merasa terkejut dengan ucapan Kim Seolhyun. Chanyeol tidak menyangka jika Seolhyun akan mengetahui kehidupan Bae Irene sampai sejauh itu. Seolhyun bahkan mengetahui hal yang tidak banyak diketahui orang lain, tentang Oh Sehun yang rela angkat kaki dari kediamannya dan juga melepas statusnya sebagai pewaris tunggal Oh Corp demi Bae Irene. That was a hidden fact, but surprisingly Seolhyun knows about that.
"Dia itu serakah, Yeol." Seolhyun berujar diiringi sebuah senyuman hambar. "Mungkin setelah merebut kau dariku, dia akan mencampakkanmu dan meninggalkan - "
"Kim Seolhyun!!"
"YOU SAID YOU LOVE ME!!!" teriak Seolhyun dengan histeris.
Chanyeol membungkam. Kali ini, air mata menetes membasahi wajah cantik Seolhyun. Wanita itu menggigit bibirnya, berusaha menahan isak tangisnya sendiri. Dadanya terasa sesak, pertanda jika ia merasa begitu marah kepada Park Chanyeol yang hanya berdiri diam tanpa berniat untuk menghapus air mata wanita yang sedang menangis di hadapannya. Chanyeol menatap Seolhyun datar, tanpa ada binar kekhawatiran di kedua manik matanya. Seolah tangis Seolhyun adalah sesuatu yang remeh dan sesuatu yang sama sekali tidak penting bagi Park Chanyeol.
"You said you love me, Yeol," ulang wanita itu dengan lirih.
Chanyeol memicingkan kedua matanya, berusaha menahan emosi. Well, ini memang salahnya sendiri. Seharusnya dulu ia tidak semudah itu mengatakan kalimat cinta kepada Seolhyun. Dulu Chanyeol bahkan tidak tau arti yang sebenarnya dari cinta. Seolhyun selalu menghasut Chanyeol, mengatakan jika kepedulian yang diberikan Chanyeol kepadanya adalah cinta. Walau jelas-jelas, Chanyeol melakukan itu hanya karena ia merasa bersalah atas apa yang telah ia lakukan kepada kakak Seolhyun.
KAMU SEDANG MEMBACA
Venire [COMPLETED]
Fanfiction[Some part are private, follow me first to read private part] "Semua ini belum berakhir. Aku, Park Chanyeol, tidak akan pernah membiarkan semua ini berakhir!" ucap Chanyeol dengan kedua mata berkilat marah. Wanita itu tersenyum dingin. "Terlambat,"...
![Venire [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/126979222-64-k605795.jpg)