18

5.3K 227 2
                                        


Lanjutan

Ara pov

    Sudah satu jam gue sama kak chen nunggu temen kak chen yang belum datang juga ,ujung hidungnya pun belum keliatan

"kak,mana sih temen kakak,ko belum dateng juga?" tanya gue ke kak chen yang sedang sibuk dengan handphonnya

"sabar ya dek,ini juga kakak lagi chat temen kakak ,tapi gak di bales bales"

"owh,kak boleh pinjem handfon kakak gak?" tanya gue ragu

"buat apa dek?" tanya kak chen sambil menatap gue,dan entah kenapa  gue jadi grogi

"i...tu bu at hubungin kak se hun ,so alnya handfon aku lowbat "  kenapa dah gue ,kenapa gue jadi grogi gini

"owh ,boleh ko nih "senyum kak chen lalu mengulurkan handfonnya ke gue ,gue pun dengan ragu menerimanya,lalu gue langsung menghubungi kak sehun

Di dering kedua kak sehun mengangkatnya

"........."

"hhalo kak "

"................"

"iya kak ini ara "

"............"


"ceritanya panjang kak ,sekarang ara lagi di mall,dan kayanya ara pulangnya agak telat kak "

"............."

"gak usah kak,nanti ara bisa pulang sama kak chen "

"..........."


"iya "

"kak chen ,kak sehun mau ngomong sama kakak" ucap gue sambil menyerahkan handfon milik kak chen  ke kak chen.

"halo hun ,ada apa?"

"..........."


"iya pasti gue jagain ,lo tenang aja"ucap kak chen sambil melirik gue

"............."

"ceritanya nsnti aja "

"............"


"ok "

Clik

"kak sehun ngomong apa kak?"tanya gue penasaran

"kakak suruh jagain ksmu dek ,dan pastikan kamu gak kenapa kenapa " jelas kak chen yang bikin gue kesel

"ya ampun kak sehun malu maluin banget sih ,gue juga bisa jaga diri gue sendiri kali " ucap gue lirih

"mungkin sehun kawatir kalo kamu kenapa kenapa dek,sehun itu sayang banget sama kamu" jelas kak chen,ya memang benar walaupun kak sehun bukan kakak kandung gue ,tapi kak sehun sangat menyayangi gue ,mungkin karna gue  udah dari kecil sama kak sehun kali ya?

"eh itu dek temen kakak udah dateng" kata kak chen mengagetkan gue,gue pun langsung menoleh ke orang yang di tunjuk kak chen

"eh itu dek temen kakak udah dateng" kata kak chen mengagetkan gue,gue pun langsung menoleh ke orang yang di tunjuk kak chen

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Lah ko ganteng si

"lay lo kemana aja sih ,gue lumutan ni nungguin lo" ucap kak chen pada orang yang baru gue ketahui bernama lay itu,dia udah berdiri di depan kami,lalu gue dan kak chen berdiri.
Lah tapi ko dia liatin gue gitu amat ya?tapi eh tunggu ,ko dia pandangannya ke arah dada gue ya ?,waaah jangan jangan dia mesum lagi ,gue langsung menyilangkan kedua tangan gue di dada gue,

"kakak mesum " ucap gue spontan yang membuat kak chen memandang gue dengan bingung,lalu tiba tiba tangan kak lay terulur,gue langsung mundur beberapa langkah karna kaget

" lo apa apaan sih lay?jangan macam macam lo ya " ucap kak chen sambil menepis tangan kak lay


"kalung..."


"hah kalung ?" ucap gue bingung


"kalung itu lo dapet dari mana?" ucap kak lay sambil menunjuk kalung yang gue pakai


"hah kalung ini?" ucap gue sambil memegang kalung yang gue pake ,yang berbandul sebuah cincin.

"iya.."

"mamah farah yang memberikan kalung ini ke aku ,katanya sih cincin yang ada di kalung ini adalah peninggalan mamah kandung aku yang udah gak ada  " ucap gue sedih

Bugh

Hah












***********


Posesif Brother(completed)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang