Punya kakak yang super posesif+ nyebelin, ada senengnya dan ada enggaknya_ Arana
Gue harus menjaga ara karna dia adek perempuan gue satu satunya _ Oh sehun
Sepulang sekolah ara langsung ke kamarnya,saat ini rumahnya terlihat sepi karena tadi pagi sebelum berangkat sekolah mamahnya bilang akan menemui seseorang ,kalo kakaknya ,sehun sedang kuliah ,sedangkan siwon dan farah sedang perjalanan bisnis di luar kota. Ara menghempaskan badannya di ranjang ,lalu ia memejamkan matanya ,lalu ia membuka matanya lagi
"apa gue terlalu berlebihan ya sama kak chen "pikir ara ,mengingat dia yang masih mencueki chen ,selama 2 hari setiap chen ingin meminta maaf padanya ,dia selalu menghindarinya, "ah tapi kan gara gara kak chen gue jadi di hukum,"sambung ara frustasi,lalu tiba tiba ara terdiam sambil berpikir
"tapiiii kak chen kasian juga"pikir ara sambil membayangkan wajah chen yang memelas padanya
"ah nanti aja deh gue ngomong sama kak chen ,mending sekarang gue mandi. Sebelum ke kamar mandi ,ara ke meja riasnya terlebih dahulu ,lalu dia menatap cermin di depannya,dia memegang cincin yang di kalungnya
"papah"
Apakah dia boleh berharap agar dia bisa bertemu dengan papah kandungnya,
"kenapa mamah selalu menghindar ,saat gue bertanya soal papah?" pikir ara,lalu ara pergi ke kamar mandi , Setelah selesai mandi dan berpakaian ara keluar dari kamarnya dan turun ke bawah,sampai dua tangga terakhir dia bertatapan dengan seseorang yang baru masuk ke rumahnya bersama kakaknya dan kedua temannya,orang itu adalah chen , Mereka saling bertatapan cukup lama ,lalu akhirnya chen tersenyum ke arah ara
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ara ingin berbalik tapi suara kakaknya yang memanggilnya membuat ara mengurungkan niatnya
"dek " panggil sehun
"ya " jawab ara
Ara menatap kakaknya ,sesekali dia melirik chen yang masih menatapnya dengan tersenyum
"tolong bikinin kakak minuman dingin donk ,kakak cape banget,sekalian buat temen temen kakak yah "ucap sehun pura pura kelelahan dengan menyandarkan tubuhnya di sofa dan juga tangannya yang memegang kepalanya
"eh ah ok kak " lalu ara beranjak ke dapur dengan gugup
"Susul gih ,dan jangan buat dia marah lagi " ucap sehun pada chen dengan badannya yang sudah duduk tegak di sofa ,chen menatap sehun lalu mengangguk.
Di dapur ara sedang membuat jus jeruk sambil memikirkan apa yang harus ia lakukan saat nanti di depan kak chen
"aduh gimana ya?"pikir ara bingung"ok semangat ara lo pasti bisa" ucap ara menyemangati dirinya sendiri , Saat dia berbalik dia kaget karna seseorang yang sedang di pikirkannya sudah ada di depannya,hampir saja dia menjatuhkan minuman yang di bawanya,tapi seseorang itu menahannya
"kak chen !"
Chen menaruh nampan yang berisi minuman itu di atas meja pantri,lalu dia memegang kedua tangan ara,chen menatap ara tepat di manik matanya
"dek ,entah ini udah berapa kali kakak minta maaf sama kamu ,tapi sekarang kakak mau minta maaf lagi ,dan kakak harap kamu maafin kakak,jujur ,kakak udah gak tahan kaya gini terlalu lama " ucap chen menatap ara ara penuh harap ,
"Seharusnya ara yang minta maaf kak,maafin ara kak ,karna sikap ara yang kekanakan" ucap ara sambil menunduk,chen tersenyum lalu dia mengangkat dagu ara dengan telunjuknya
"gak dek,di sini kakak yang salah,kakak yang yang harus minta maaf karna buat kamu di hukum " ucap chen
"kamu maafin kakak kan ?" tanya chen ,ara mengangguk ,
"terima kasih dek " ucap chen sambil tersenyum ,keduanya tersenyum , chen memegang pipi ara dan mengusapnya ,lalu chen mendekatkan wajahnya ke wajah ara , Ara menutup matanya begitu pula chen