'Damn it!'
—jjk—
(there's some mature content in this part)
:::::
"Uh, lelahnya..."
Keluhan Nayeon langsung terdengar begitu keduanya masuk ke dalam apartment Nayeon. Masih lengkap dengan pakaian formal mereka seperti tadi. Bedanya kali ini Nayeon sudah menyanggul tinggi rambutnya karena terlalu kepanasan.
Jungkook yang baru melepas sepatunya dan hendak maju ke depan langsung terhenti begitu melihat sesuatu indah di depannya—Nayeon berdiri membelakanginya. Leher putih dan bersih Nayeon langsung menjadi titik fokusnya. Begitu indah dan halus. Ia memang pernah melihatnya sebelumnya. Tapi entah kenapa kali ini rasanya berbeda. Apa karena sindrom malam pertama?
Ingin sekali rasanya ia menyentuhnya, menciumnya dan—oh, sial!
Nayeon menoleh ke belakang dan mendapati Jungkook dengan wajah anehnya. Seolah tengah terpaku pada sesuatu.
"Apa kau lapar?" tanya Nayeon dengan wajah polosnya.
Jungkook diam namun kemudian mengangguk ragu. "Y-ya, aku lapar, sangat lapar."
"Aku juga lapar, kau bisa membersihkan dirimu dulu. Aku akan memasak," ucap Nayeon setelahnya.
Jungkook mulai kembali dalam kesadarannya begitu mendengar ucapan Nayeon. Mengernyit bingung atas ucapan sang wanita.
"Kau sendiri tidak membersihkan dirimu? Kita bisa mandi bersama—oh! M-maksudku lebih baik kau mandi juga. Kau pasti merasa kepanasan dan... dan pastinya tidak nyaman, bukan?
'Sial! Kenapa aku jadi gugup dan bodoh seperti ini!' umpat Jungkook dalam hati.
Nayeon mengernyit heran dengan sikap gugup Jungkook. Apalagi kini wajah pria itu berubah merah.
"Aku akan menggunakan kamar mandi luar. Kau bisa menggunakan kamar mandi yang ada di dalam kamarku—"
"Terbalik, Im Nayeon. Seharusnya kau yang menggunakan kamar mandi dalam, biar aku yang di luar." sela Jungkook setelah akhirnya mulai bisa mengontrol kegugupannya.
"Tapi—"
"Tidak ada tapi-tapian. Aku harus segera ke kamar mandi sekarang." sela Jungkook lebih dulu.
Nayeon hanya bisa melongo melihat Jungkook yang berjalan cepat ke kamar mandi luar.
"Aneh sekali,"
Nayeon segera masuk ke dalam kamarnya. Membersihkan dirinya dan segera memasak makanan untuk mereka. Tubuhnya memang terasa pegal tapi rasa lapar di perutnya benar-benar tidak bisa ditahannya.
:::::
Nayeon meletakkan masakan terakhirnya di tengah meja makannya. Menyiapkan beberapa piring sendok untuknya dan Jungkook. Saat sibuk-sibuknya Nayeon dengan kegiatannya suara Jungkook dari belakang membuat berhenti.
"Nayeon-ah, apa kau melihat tas hitam besar milikku?"
Nayeon menoleh ke belakang namun langsung diam membeku begitu melihat sosok Jungkook yang topless dan hanya mengenakan handuk untuk menutupi bagian bawahnya. Bahkan masih ada beberapa tetes air yang masih menempel di tubuhnya—oh, dan jangan lupakan rambutnya yang masih basah.
Nayeon memang pernah sekali melakukannya dengan Jungkook. Tapi itu dalam keadaan tidak sepenuhnya sadar. Dan ini baru pertama kalinya Nayeon melihat tubuh Jungkook secara langsung. Tubuh pria itu memang berotot, namun tidak terlalu—lebih terlihat pas pada setiap bagiannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Fate
Fiksi Penggemar[C O M P L E T E D] >> sebagian part hanya tersedia di versi ebook nya saja << [17+] Satu malam manis yang mempertemukan Jungkook dan Nayeon. Satu malam yang membuat hubungan mulai terjalin di antara keduanya. Satu malam yang salah namun...
