• Kita dan Awal (lagi)

5.7K 785 443
                                        

Jean sedikit kesusahan untuk membuka pintu apartemennya sambil menggendong Jira.

Tadinya Jean ingin membangunkan gadis itu saat mereka sudah sampai, tetapi mengingat tidur Jira yang terlalu pulas juga hujan yang masih turun, Jean mengurungkan niatnya. Maka jadilah sekarang dirinya menggendong Jira dari halte bus dekat gedung apartemennya sampai ke depan pintu ini.

Jean tidak keberatan, sungguh. Jira itu ringan, terlampau ringan malah. Tubuh itu juga tidak lebih tinggi dari dagunya, sehingga menggendong Jira adalah perkara mudah.

Pria itu menghela napas saat pintu apartemennya akhirnya terbuka. Jean menendang pelan pintu tersebut sampai tertutup otomatis. Ia sedikit membenarkan letak Jira di gendongannya.

Si pria kemudian melangkah menuju kamarnya, membaringkan Jira dengan perlahan di atas ranjangnya. Jean tersenyum kecil saat melihat Jira masih tidur pulas. Gadis itu seperti tidak tidur selama bertahun-tahun.

Tangannya terjulur untuk merapikan helaian rambut yang menutupi wajah Jira. Jean tersenyum kecil saat mengingat Jira yang pernah muntah di kamarnya. Saat itu jujur Jean kesal sekali, tetapi ia juga sedikit bingung tentang alasan kenapa Jira sampai seperti itu.

Namun sekarang, Jean sudah tahu semuanya. Benar-benar semuanya. Terima kasih pada Jung Hoseok dan Kim Taehyung yang dengan suka rela menceritakan segalanya. Ia bahkan memohon pada Taehyung supaya pria itu mau menceritakan apa yang terjadi pada Jira.

Kim Taehyung itu, walau terlihat sangat tidak peduli dan bar-bar, adalah orang yang memegang teguh janjinya. Taehyung sering bilang jika pria itu yang dipegang adalah janjinya, kalau menepati janji saja tidak sanggup, maka lebih baik kau pergi ke rumah sakit dan operasi ganti kelamin.

Tentunya semua itu juga atas ajaran Yoongi. Sebenarnya diantara ketiga maknae, Taehyung adalah yang paling teguh untuk menjalankan semua nasehat dari kakak-kakak mereka.

Karena itu saat akhirnya Taehyung menyetujui untuk menceritakan semuanya, Jean benar-benar berlutut di hadapan saudaranya itu untuk minta maaf atas segala kelakuannya selama ini. Mungkin karena semua anggota Bangtan memang ditakdirkan punya sifat setengah malaikat, Taehyung dengan senang hati memaafkannya.

Taehyung dan Hoseok lalu menjelaskan semua yang terjadi kepada Jira. Mulai dari kejadian pemerkosaannya, ibunya yang meninggal, sampai Jira yang mengamuk dan mengancam akan bunuh diri saat Hoseok datang ke tempat Jean saat itu.

Jean kemudian menghela napasnya dan memilih pergi dari kamar itu. Ia harus membeli beberapa makanan. Jean yakin jika nanti Jira bangun, gadis itu pasti akan kelaparan.

Pria itu pun mengganti pakaiannya yang sedikit basah karena hujan. Jean tadi sempat berpikir untuk menggantikan pakaian Jira yang juga basah, tetapi ia pikir dirinya tidak akan kuat menahan setan yang menggodanya saat dia melihat tubuh Jira. Maka dari itu, Jean mengurungkan niatnya.

Jean mengecek Jira sekali lagi sebelum keluar dari kediamannya. Hanya memastikan gadis itu masih tertidur pulas atau tidak. Dirinya tersenyum saat melihat Jira yang masih tertidur lelap.

"Selamat tidur, Princess."

***

Jira mengerjapkan matanya beberapa kali. Wah, gila, berapa lama ia tertidur?

Jira merasakan keanehan pada ruangan tempat ia tidur. Ini terlihat familiar tapi jelas bukan kamarnya. Aroma musk kuat yang menyelimuti kamar ini juga jelas bukan miliknya.

Jira langsung membulatkan matanya. "Oh, Ya Tuhan! Ini kamar Tuan Jean, kan?!" seru gadis itu.

Si gadis buru-buru bangkit dari ranjang itu dan sedikit membereskan kasur yang berantakan karena ditidurinya. Takut sekali kalau Jean tiba-tiba datang dan marah-marah.

Dear, Mr. ParkCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang