..
..
Ellena merebah kan tubuh nya yang terasa kaku, karna seharian ia hanya duduk di depan layar monitor.
Belum lagi pekerjaan yang ia kerjakan sangat lah rumit belum sebulan bekerja ia sudah di berikan tugas bak alumni perusahaan yang hafal segala nya.
"Dasar kejam! " gerutu ellena saat mengingat wajah sean yang tak memiliki expresi sama sekali.
"Bisa bisa nya dia tak memberi ku kesempatan untuk sedikit belajar! Memang di kampus,aku di ajarkan untuk menganalisis kemajuan perusahaan dengan sejuta cabang! " geram nya.
Ellena pun mulai memejam kan mata nya, rasa lapar nya pun kini mulai hilang karna lelah.
Ia tak bisa membayangkan apa yang akan ia kerjakan besok, apa menumpuk sama sperti hari ini atau lebih banyak lagi.
"Perih nya kehidupan! " ucap ellena asal
Ia pun memutuskan untuk mandi dan berencana untuk membeli beberapa make up .
-------
Udara sore menjelang malam hari ini cukup tenang dari biasa nya, sean masih fokus pada kemudi nya.
Dan entah mengapa hari ini sean merasa sangat merindukan nathasya, hingga ia memutuskan untuk pergi ke pemakaman.
Stelah tiba di depan gerbang sean pun membeli seikat bucket bunga mawar pink kesukaan nathasya.
"Haii,... " sapa sean mengelus ukiran batu tinggi yang tertuliskan nama istri nya.
"Kau pasti bosan karna setiap hari aku datang ke sini.." ucapan sean terhenti.
"Nath, aku sangat merindukan mu, rindu harum mu, kau tau aku tidak merubah apa pun di apartemen khusus nya kamar mu, aku tidak ingin meneruskan hidup nath, aku hanya ingin kau tidak yang lain! " sean mulai menitikan air mata nya
"Maaf kan aku, tak bisa menepati janji yang kau minta! " isak sean yang merasa lelah dengan hidup nya.
Satu jam sudah sean duduk di tepi kuburan nathasya, malam pun sudah tampak menguasai langit.
Sean pun memutuskan untuk kembali ke apartemen, mencoba menenangkan fikiran juga hati nya.
*****
Sementara ellena masih sibuk memilih berbagai jenis lipstick meski semua nya berwarna nude
Setelah merasa pilihan nya pas ia pun segera membayar dan pergi untuk mengisi perut nya yang sejak sore berbunyi.
Di tengah perjalanan ia melihat sepasang kekasih yang tengah berbincang kadang sesekali tertawa bahagia.
Ellena jadi teringat mantan kekasih nya yang ia anggap sangat baik namun ternyata berselingkuh.
Ellena sangat sadar bahwa ia hanya lah gadis miskin yang dapat hidup saja sudah bagus.
Wajar saja jika laki laki tak ada yang mau mengajak nya berkencan atau hal lain nya.
Semua orang yang ia kenal hanya dekat karna ia pintar, mereka seolah hanya memanfaatkan kepintaran elle
Sejak saat itu pula Ellena tak pernah ingin memiliki teman atau pun kekasih.
Bagi nya di dunia ini sudah tak ada nama nya cinta yang tulus.
Tak terasa ia pun sudah tiba di depan restoran cepat saji yang biasa ia kunjungi.
Ellena pun memesan beberapa potong ayam dan goreng kentang tak lupa segelas besar soda.
Hampir setiap malam elle hanya memakan ayam goreng, kecuali di kantor tadi siang, Ellena mendapat menu yang sangat enak.
Tak ia sangka sekretaris mendapatkan makan siang semahal dan seenak itu, hanya saja porsi nya sangat sedikit.
KAMU SEDANG MEMBACA
MY LITTLE BRIDE - END
RomanceRomance story for 15th ® **stories2 from My Second Life** Kisah cinta ini adalah kisah cinta ter abadi sepanjang masa.. Karna kedua pasangan yang saling jatuh cinta sejak mereka kecil ternyata terus tumbuh saat mereka dewasa. Namun hal naas harus...
