..
Suara dering ponsel sean terdengar begitu nyaring di samping telinga nya
Mata sean masih terjaga, ia menatap atas flapon kamar nya dengan tatapan kosong, hingga pandangan itu kini beralih pada ponsel tipis di samping nya..
"Nathe moms calling "
" Ada apa momi menelepon ku selarut ini? " batin sean seraya menerima telefon tanpa berniat bangun dari posisi nya.
"Sean kau sudah tidur? " ucap suara lembut zee di sebrang sana.
"Belum mom, what happend?" tanya sean khawatir karna tak biasa nya ibu mertua nya menelfon selarut ini.
"Sean,ellena tadi menelfon ku,dan aku rasa di sedang tidak sehat, apa kau bisa mengecek keadaannya, aku rasa di agak mabuk" terang zee yang terdengar jelas nada khawatir di sana.
Sebenarnya sean tidak mengerti mengapa ellena menghubungi nyonya zee saat ia sedang mabuk!
Dan andai pun kemungkinan terkecil, harus nya gadis itu menelfon diri nya, sean yakin, gadis itu mabuk karna apa yang sudah terjadi antara ia dan dirinya.
"Baik mom, kau tenang saja aku akan mencari nya, aku akan menghubungi mu setelah menemukan nya" jawab sean mencoba menenangkan ibu mertua nya.
"Oke sean, kabari aku secepat nya" ..
Panggilan itu pun berakhir sean pun mengambil mantel tebal nya tanpa berniat mengganti piyama tidur nya,
Dengan cepat sean melajukan mobil nya di tengah jalanan sepi kota new york, sebenarnya tidak sepi, hanya sedikit lengang dari biasa nya.
Mengingat ini sudah pukul 02:00 pagi, mungkin orang orang sudah terlelap di jam sepagi ini.
Mata nya terus mencari kesetiap sudut bar, ia juga sudah menelfon jordan juga beberapa tangan kanan nya, untuk mencari ellena, ia khawatir dalam keadaan sperti itu dia bisa saja di ganggu oleh para pria brandalan.
Stelah cukup lama mengitari jalanan kota, kini mata nya terhenti pada sebuah mobil ferrari merah di depan Samefilh Club, salah satu club besar di kota new york.
Sean bersyukur karna ellena memilih Club yang di hanya di datangi kalangan atas itu.
"Selera yang bagus! " gumam sean seraya memarkirkan mobil nya.
Ia pun turun dari mobil stelah melihat nomor plat mobil merah tersebut.
Sean juga berencana untuk segera masuk kedalam, namum kaki nya terhenti saat melihat seorang wanita yang berada di dalam mobil.
Dia ellena,gadis itu tampak tengah tertidur karna efek minuman, dan entah kenapa gadis itu duduk di kursi penumpang seolah tau akan ada yang menjemput nya.
Sean pun masuk ke dalam mobil, bermaksud untuk menyetir, namun sebelum ia menyalakan mesin.
Wajah sean berhenti berpaling, kini ia melihat wajah sendu ellena, gadis itu seperti sudah menangis jika melihat mata nya yang sembab
Meski begitu ellena tetap saja cantik, tapi apa yang membuat ellena sampai harus mabuk seperti ini.
Sean tidak terlalu yakin, bahwa gadis ini benar benar mabuk karna diri nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
MY LITTLE BRIDE - END
RomanceRomance story for 15th ® **stories2 from My Second Life** Kisah cinta ini adalah kisah cinta ter abadi sepanjang masa.. Karna kedua pasangan yang saling jatuh cinta sejak mereka kecil ternyata terus tumbuh saat mereka dewasa. Namun hal naas harus...
