..
..
Udara pagi kota new york kali ini cukup mendung, seperti nya hari ini hujan akan turun.
Perlahan ellena membuka mata nya,seraya mengedar kan pandangan mencari sosok yang sejak semalam membuat dirinya melayang layang, karna gairah.
wajah gadis itu kini bersemu merah, saat membayangkan waktu erotis bersama sean
"di mana mr.ice itu?? " batin ellena yang tak menemukan sean di samping juga di kamar nya.
Sementara sean saat ini, sudah sibuk di dapur. di bantu silvester yang kini tengah membersihkan ruangan demi ruangan.
"Morning? " sapa ellena, berdiri di depan meja dapur yang di lapisi marmer itu dan ya gadis putih itu hanya memakai kaos kebesaran milik sean.
Melihat ellena yang tampak cantik but natural itu ternyata mampu membuat kadar kefokusan sean berkurang.
Karna kini laki laki itu menghentikan aktivitas memasak nya, dan beralih menatap gadis cantik khas bangun tidur di depan nya.
"Duduk dan tunggu sarapan mu! " gumam sean seraya memalingkan wajah nya.
Ya.. Sean tidak ingin menatap ellena terlalu lama, karna jujur saja, hanya ellena yang mampu membuat junior nya cepat menegang.
Dan itu tidak pernah terjadi sebelum nya bahkan, saat sean dekat nathasya sekalipun, mungkin faktor usia juga tubuh yang ellena miliki.
Selain dewasa ellena juga memiliki badan yang cukup berisi, berbeda dengan sang adik meski wajah mereka sama.
Sementara di sudut meja makan, ellena hanya sibuk memperhatikan gerakan sean yang tampak seperti koki handal sedang memasak di resto bintang lima.
Yaps Karna sesekali wajan yang sean pegang memunculkan api di atas nya.
"Its verry sexy! " batin ellena seraya menyunggingkan senyuman tipis penuh arti.
Makanan pun sudah siap tersaji di hadapan ellena, waffle, spageti and beef spaicy hot.
" jadi apa yang akan kau makan? " tanya ellena pada sean,ia heran mengapa ada makanan pedas dan manis di meja di waktu bersamaan pula.
"Makan waffle mu atau kau bisa memakan spageti! " sahut sean lembut seraya menyeruput kopi nya.
" dan apa yang akan kau makan? " tanya ellena lagi.
" aku sedang ingin minum kopi soo, jangan bertanya terus menerus ellena! " decak sean, kali ini nada nya terdengar dingin lagi.
"Yess sir!! " decak ellena malas. Karna pagi pagi harus mendapat kan ucapan dingin dari sean.
" jangan membuat kopi ku menjadi pahit! " cibir nya lagi.
Sementara ellena hanya menautkan kedua alis nya bingung.
"aku? Membuat kopi nya pahit?? Aku bahkan tidak membuatkan mu kopi! "protes ellena tak terima.
" ellena bisa kah kau memulai pagi mu dangan senyuman manis atau diam sebentar ? " hela sean frustasi.
Kini sean melihat sisi kedua gadis kembar ini tak berbeda jauh, mereka selalu berisik di saat pagi, bahkan akan sangat menyebal kan ketika penasaran.
Sedang ellena kini mulai memakan waffle yang sudah di lumuri coklat itu dengan lahap.
" sean benar, seharus nya aku bisa lebih tenang. Lagi pula aku bukan teenager lagi, apa sean ilfeel?? Hhmm ellena terus lah berbuat onar!! Hingga kau akan benar benar membuat sean tak pernah menyukai mu!" batin ellena kesal pada dirinya sendiri.
KAMU SEDANG MEMBACA
MY LITTLE BRIDE - END
RomanceRomance story for 15th ® **stories2 from My Second Life** Kisah cinta ini adalah kisah cinta ter abadi sepanjang masa.. Karna kedua pasangan yang saling jatuh cinta sejak mereka kecil ternyata terus tumbuh saat mereka dewasa. Namun hal naas harus...
