..
Pagi ini cuaca kota new york cukup mendung hingga membuat tidur seorang gadis malang itu tampak tenang.
Alarm terus berdering menandakan sudah pukul delapan pagi, ellena harus bangun karna waktu nya hanya satu jam untuk bersiap siap pergi ke kantor.
Ellena mencoba bangun dari tempat tidur nya, jujur saja ia merasa lelah, rasanya ia ingin sekali berlibur satu hari saja.
Setelah selesai mandi ellena memutuskan untuk menonton televisi sambil menikmati sarapan.
Kali ini pesta ulang tahun sean menjadi sorotan, pasal nya di acara itu di hadiri Orang penting di Amerika.
Dan yang membuat Ellena terkejut adalah ada cuplikan video diri nya saat tengah menyampaikan sambutan.
Dengan judul dekorator ter hits tahun ini dan menjadi perbincangan para wanita sosialita yang berniat memakai konsep konsep ellena.
"Mengapa mereka menyukai dekorasi khayalan yang ku buat? Apa seindah itu?? " batin ellena yang merasa sedikit bangga.
Sejak kecil ellena sering sekali menggambar dekorasi pesta saat guru tk nya menyuruh menggambar.
Sebenarnya dekorasi bertema glow cristal itu adalah impian pesta pernikahan nya kelak.
Namun saat tuan stuart menyuruhnya menjadi kepala acara, mau tidak mau ellena menuangkan khayalan berharganya dari pada di bilang tidak kreatif.
Hari ini ellena sengaja berangkat santai, jujur saja ia menjadi malas bertemu dengan sean setelah kejadian semalam.
Sean memegang tangan nya sangat lama bahkan ia menatap ellena dengan detail seolah memastikan pakaian yang ellena pakai tidak membuat perusahaan malu.
Tidak kah sean tahu bahwa ellena menguras hampir semua gajinya untuk membeli satu gaun. Meski akhirnya ellena sangat menyesal karna sudah membelinya
-----
Setelah Sean tiba di kantor, kini mata nya langsung beredar mencari sosok yang terus mengganggu tidur nya semalam.
Namun nihil, gadis itu tampak nya datang terlambat. kecewa adalah expresi yang kini terlihat di wajah sean.
Meski tak banyak orang yang menyadari itu, namun tidak untuk jordan sang asisten setia nya. Ia sangat mengerti betul bahwa mr ice itu kini mencari sosok ellena.
Sean dan rombongan pun memasuki lift di iringi bubar barisan staff.
"Jordan, suruh ellena ke ruangan ku jika dia sudah sampai!" belum lima detik sean berucap, sosok yang ia bicarakan kini sudah muncul di hall depan lobby.
Namun pintu lift sudah tertutup, sebenarnya sean kecewa karna ellena tak berusaha mengejar lift nya, sean pun berusaha menormalkan expresi nya sedatar mungkin.
------
Fikiran sean terus berputar, hati mendadak gelisah, kadang ia berfikir ingin menggali kuburan nathasya untuk memastikan bahwa nathasya benar benar sudah meninggal.
Yang sean takut kan adalah nathasya ternyata masih hidup, tapi yaa..
Sean akui, gadis itu tidak mungkin bangkit dari kubur seperti yang terjadi di dalam kisah kisah vampir.
"Di mana gadis itu, mengapa belum juga datang? " gerutu sean dalam hati.
Kini sean tahu apa yang harus ia lakukan, ellena pasti selalu terlambat karna tak memiliki kendaraan pribadi, ya gadis itu pasti terlambat karna sulit menemukan taksi.
"Permisi, tuan memanggil saya? "
Ucap ellena yang kini sudah berdiri di depan meja sean
Gadis itu benar benar membuat sean tak berkedip, seketika sean menjadi seperti orang bodoh yang menatap orang lain dengan mulut menganga.
KAMU SEDANG MEMBACA
MY LITTLE BRIDE - END
Roman d'amourRomance story for 15th ® **stories2 from My Second Life** Kisah cinta ini adalah kisah cinta ter abadi sepanjang masa.. Karna kedua pasangan yang saling jatuh cinta sejak mereka kecil ternyata terus tumbuh saat mereka dewasa. Namun hal naas harus...
