Aleysha's POV
Pelayan itu kembali dengan membawakan makanan yang aku pesan tadi.
"Selamat menikmati". Kata pelayan itu dengan ramah.
Aku hanya membalas pelayan itu dengan senyuman. Kami makan dengan tenang,sesekali kami tertawa karena mendengar cerita dari Carin.
Setelah selesai makan pelayan membereskan meja kami.
Kami mulai mengeluarkan kertas tugas yang diberikan oleh dosen.
"Sekarang kita harus mengerjakan tugas dari Ms. Maliva". Kataku dengan nada sedikit malas.
"Ya memang benar,tapi mau gimana lagi,kalau kita nggak ngerjain tugas pasti dihukum". Kata Carin dengan nada ngeri.
"Kalian benar,apalagi Ms. Maliva itu dosen paling disiplin". Helen berkata dengan nada datar.
Aku Helen dan Carin memang sangat takut kalau tidak mengerjakan tugas dari Ms. Maliva. Ya karena seperti yang Helen dan Carin bilang tadi.
"Memang tugas kita apa?". Tanya Carin.
"Tugas kita adalah mencari asal usul kenapa Dewa Kegelapan bisa tertidur dan bagaimana cara membangunkannya". Kataku setelah membaca dari kertas tugasku.
Aku dan kedua sahabatku mengambil jurusan sejarah. Dan kebetulan materi kali ini sedang membahas tentang makhluk makhluk mitologi atau makhluk semacam itu.
"Ya sudah ayo kita mulai mengerjakan". Ajak Helen. Aku dan Carin hanya mengangguk.
Sekitar 2 jam kami mengerjakan tugas itu,dan akhirnya selesai.
"Selesai juga". Kata Carin sambil tersenyum.
"Ya kamu benar Carin". Kataku dengan senyum tak kalah lebar.
Helen hanya mengangguk menanggapi perkataan Carin.
"Apa yang kamu cari 'arin' ?". Tanyaku pada Carin.
"Aku sedang mencari ponselku". Jawab Carin dengan nada panik.
Arin adalah nama panggilan kesayangan dariku dan Helen.
"Kenapa bisa hilang?". Sekarang Helen yang bertanya pada Carin.
"Aku tidak tau". Jawaban dari Carin.
"Coba cari yang benar arin". Kataku menasehati.
"Iya arin benar kata Aleysha". Kata Helen mendukungku.
Setelah itu Carin terlihat sedang mengobrak-abrik tas miliknya. Aku dan Helen sedang sibuk dengan kegiatan masing masing.
"Ketemu!". Kata helen sedikit berteriak.
Otomatis aku langsung mwnghadap ke arah Carin.
"Dimana kamu menemukannya rin?". Tanyaku dengan penasaran.
"Ternyata ada di dalan saku celanaku". Katanya sambil tertawa.
"Ya ampun". Kata Helen dengan menghela nafas.
Setelah itu kami bertiga tertawa bersama seakan tidak ada beban,kami tertawa lepas.
"Untung saja kamu tidak lupa namamu". Kata Helen lagi dan setelah itu tawa kami bertigs makin keras dan membuat Carin merona karena malu.
"Apakah kalian sudah melihat mahasiswa baru itu?". Tanya Carin padaku dan Helen.
Ya aku sudah pernah berpapasan dengannha sekali". Jawab Helen.
"Aku belum pernah bertemu dengannya,namanya saja aku tidak tau". Jawabku dengan santai.
"Namanya Hans Steword". Kata Helen.
"Aku dengar dia tampan". Kata Carin dengan nada penasaran.
KAMU SEDANG MEMBACA
AGELESS
Fantasíaseorang wanita yang ditakdirkan memiliki kehidupan yang rumit,,dengan masalah yang tiada habisnya,, hanya dengan kekuatan hati yang murni untuk mendapatkan cinta sejati. _cerita fantasy_ MURNI HASIL IMAJINASIKU😊 Don't copy my story oke😃
